Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bukan Sekadar Pawai, Festival Religi PRIMA Siapkan Generasi Qurani Sukabumi

Kota Sukabumi
Bukan Sekadar Pawai, Festival Religi PRIMA Siapkan Generasi Qurani Sukabumi
Semarak perayaan Maulud Nabi Muhammad di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)
  • Polres Sukabumi Kota menggelar Festival Religi PRIMA dan pawai Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, diikuti sekitar 450 peserta dari 15 kecamatan.
  • Festival menghadirkan lomba MTQ, tahfidz, syarhil Quran, qasidah, dakwah berbahasa Jepang, serta kaligrafi, melukis, dan menggambar bagi anak TK-SD.
  • Kegiatan ini ditujukan untuk edukasi karakter Islami dan prestasi generasi muda Sukabumi, dengan puncak acara Tabligh Akbar bersama kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
  • Polres Sukabumi Kota menggelar Festival Religi PRIMA dan pawai Maulid Nabi 1448 H pada 11 September 2026 untuk membina generasi muda Qurani yang berprestasi.
  • Sebanyak 450 peserta dari 15 kecamatan mengikuti kompetisi MTQ, MHQ, MSQ, qasidah, serta dakwah berbahasa Jepang yang mengasah nilai agama, komunikasi, dan kreativitas.
  • Anak TK hingga SD juga mengikuti lomba kaligrafi, melukis, dan menggambar; rangkaian festival akan ditutup Tabligh Akbar bersama kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sukabumi, IDN Times - Riuh pawai Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menggema di sejumlah ruas jalan Kota Sukabumi, Jumat (11/9/2026). Namun di balik kemeriahan yang menyedot perhatian masyarakat itu, tersimpan misi yang lebih besar. Polres Sukabumi Kota menjadikan Festival Religi PRIMA sebagai sarana membina generasi muda agar tumbuh menjadi generasi Qurani yang berprestasi.

Upaya tersebut terlihat dari beragam kompetisi yang digelar dalam festival tersebut. Tidak hanya lomba bernuansa keagamaan, kegiatan juga dirancang untuk mengasah kreativitas, kemampuan komunikasi, hingga kepercayaan diri anak-anak dan pelajar.

Sebanyak 450 peserta dari 15 kecamatan di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota terlibat dalam rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan yang menggabungkan nilai edukasi dan keagamaan.

"Hari ini Polres Sukabumi Kota mengadakan festival dan pawai Religi PRIMA dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Diikuti oleh 15 kecamatan yang ada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota sehingga animonya sangat banyak. Yang sudah terdaftar sekitar 450 peserta dari 15 kecamatan," ujar Sentot.

Bagi Polres Sukabumi Kota, Maulid Nabi bukan hanya momentum perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda melalui aktivitas yang positif dan kompetitif.

  1. 1. Libatkan ratusan peserta dari 15 kecamatan

    fccfda50-2ea6-4e61-a91d-957c12b200c8.jpeg
    Semarak perayaan Maulud Nabi Muhammad di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

    Festival Religi PRIMA berhasil mengumpulkan peserta dari hampir seluruh wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Sebanyak 450 peserta yang berasal dari 15 kecamatan mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia.

    Keterlibatan peserta dari berbagai daerah menunjukkan pembinaan generasi muda dilakukan secara luas dan melibatkan masyarakat secara langsung. Festival ini menjadi ruang bagi anak-anak hingga remaja untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang keagamaan maupun seni.

    Antusiasme tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kegiatan berbasis nilai-nilai agama masih mendapat tempat di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

  2. 2. Dari MTQ hingga dakwah berbahasa Jepang

    b073bc7f-0334-4774-9fa4-320d9fee04d9.jpeg
    Semarak perayaan Maulud Nabi Muhammad di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

    Beragam perlombaan disiapkan untuk mengembangkan kemampuan peserta dari berbagai aspek. Mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), qasidah, hingga lomba dakwah yang dikemas melalui pidato menggunakan bahasa asing seperti bahasa Jepang.

    Konsep ini membuat festival tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menghafal Al-Quran, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi serta kreativitas peserta.

    Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi Qurani dapat dilakukan dengan cara yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama yang menjadi fondasinya.

  3. 3. Tanamkan karakter Islami sejak usia dini

    a4ea0588-ead2-4237-b936-415aded32fdb.jpeg
    Semarak perayaan Maulud Nabi Muhammad di Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

    Pembinaan karakter juga dilakukan sejak usia dini. Anak-anak tingkat TK dan SD dilibatkan dalam lomba kaligrafi, melukis, dan menggambar yang menjadi bagian dari Festival Religi PRIMA.

    Menurut Sentot, kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan karakter anak yang saleh sekaligus memiliki prestasi.

    "Mulai dari TK, SD kami juga sudah adakan lomba kaligrafi dan melukis menggambar. Sehingga anak-anak sejak usia dini kita ajarkan bagaimana caranya menjadi anak yang soleh dan berprestasi," katanya.

    Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda Sukabumi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat hingga mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

    "Kita berharap ini membawa manfaat dan memberikan edukasi bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi generasi muda sehingga ada suatu program yang positif. Tujuannya memberikan manfaat yang besar bagi Sukabumi, khususnya bagi anak-anak pelajar. Kita mengedukasi, mendidik, menjadikan mereka suatu prestasi, sehingga dari tingkat kota dan kabupaten ini kita dapat menghasilkan generasi muda yang berprestasi dalam sisi agama dan ke depannya insyaallah berjenjang sampai tingkat nasional," ungkapnya.

    Rangkaian Festival Religi PRIMA akan ditutup dengan Tabligh Akbar yang mempertemukan unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam satu momentum kebersamaan. Bagi Polres Sukabumi Kota, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar jangka panjang untuk menyiapkan generasi Qurani yang mampu membawa nama baik Sukabumi di masa depan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More