Umuh Larang Bobotoh ke GBK, Farhan Buka Peluang Away ke Jakarta

- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membuka peluang Bobotoh datang ke GBK setelah PSSI dan PT Liga disebut menjamin keamanan pertandingan Persib melawan Persija, 12 September 2026.
- Komisaris Persib Umuh Muchtar meminta Bobotoh tidak datang ke GBK demi keamanan dan mengarahkan dukungan melalui nonton bareng yang juga disiapkan kepolisian di Jawa Barat.
- Panpel Persija menyiapkan 60 ribu tiket khusus pemilik KTP DKI Jakarta sebagai mitigasi, karena laga tersebut masih tidak diperbolehkan dihadiri suporter tim tamu.
Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tidak mempersoalkan jika suporter Persib Bandung turut datang langsung ke Stadion Gelora Bung Karno saat pertandingan melawan Persija Jakarta,Sabtu (12/9/2026). Namun, pernyataan Farhan ini berbeda dengan komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Haji Umuh Muchtar.
Farhan mengatakan, PSSI sudah menyampaikan untuk pertandingan tersebut bisa dihadiri oleh Bobotoh, dan mereka turut mengundang langsung untuk datang menyaksikan laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta.
"Gini. Kan PSSI melalui Sekum sudah menyatakan mengundang Bobotoh untuk datang ke GBK. PT Liga pun menjamin keamanan GBK," ujar Farhan dikutip Kamis (10/9/2026).
1. Ajak Bobotoh datang langsung ke Jakarta

Manajer Persib Umuh Muchtar. IDN Times/Debbie Sutrisno Berdasarkan imbauan tersebut, Farhan merasa tidak keberatan jika Bobotoh datang ke Jakarta untuk menyaksikan langsung Tim Maung Bandung melawan Persija Jakarta. Dia merasa hal ini merupakan kesempatan baik dan mengubah anggaran GBK sangat angker bagi Persib Bandung.
"Maka insya Allah kita akan menjajaki kemungkinan untuk Bobotoh bisa berangkat ke GBK. Saya kira ini sejarah yang sangat penting karena selama ini seakan-akan GBK angker gitu," ucapnya.
Meski begitu, pada beberapa tahun kemarin Persib Bandung sempat juara liga di Kandang Persija Jakarta tersebut. Namun, saat ini merupakan momentum dan bentuk kedewasaan dalam mendukung tim kebanggaan.
"Walaupun terakhir 2015 kita berhasil menjadi juara di GBK, tetapi dalam konteks Liga datang ke GBK lagi sebagai bobotoh itu merupakan sebuah pengakuan bahwa sepak bola Indonesia sudah semakin dewasa dan matang. Itu. Bismillah," katanya.
2. Farhan berencana away ke Jakarta

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan kembali 2,7 juta penumpang per tahun bisa berangkat dari Bandara Husein Sastranegara. (Dok. Humas Pemkot Bandung) Menurut dia, Bobotoh dengan pendukung Persija Jakarta secara pribadi memang tidak bermusuhan. Dia menyambut baik mengenai PSSI yang memastikan siap memberikan ruang untuk Bobotoh datang langsung ke GBK.
"Kalau memang betul dari Sekum PSSI dan juga dari Liga itu sudah menyatakan siap untuk mengundang kita, selama ini mah dalam tataran pribadi kita bersama dengan para pendukung Persija kan punya hubungan pribadi yang tidak pernah bermusuhan," katanya.
Bahkan, Farhan menimbang untuk bertolak ke Stadion GBK. Hanya saja, hal itu harus dikoordinasikan terlebih dahulu.
"Nobar (nonton bareng) mah pasti tapi saya juga lagi menghitung-hitung apakah saya perlu datang ke sana atau tidak. Ramai kayaknya. Cuma nanti saya ngobrol dulu dengan sekum PSSI," kata dia.
3. Umuh Muchtar minta jangan ada Bobotoh ke Jakarta

Umuh Muchtar Datang ke Latihan Pemain Suntik Mental Jelang Lawan PSM. IDN Times/Debbie Sutrisno Pernyataan Farhan ini justru bertolak belakang dengan Komisaris Persib Umuh Muhctar. Dia meminta agar Bobotoh bisa tetap tertib dalam mendukung Persib pada laga nanti. Dia juga minta agar para pendukung tidak datang langsung ke GBK.
"Saya sampaikan kita ada komitmen tidak boleh ada yang datang satupun, siapapun, kita cari aman pokoknya Persib juara. Nanti nobar (nonton bareng) bersama, kita bergembira, makan, dan juga dengan dukungan dari para Kapolres dan Kapolda pasti akan luar biasa," kata Umuh dalam pertemuan tersebut, Rabu (9/9/2026) malam.
Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rusmanto memastikan bahwa kantor polisi di setiap daerah akan menyelenggarakan nonton bersama alias nobar. Kegiatan ini untuk menampung antusiasme masyarakat di Jabar yang ingin menyaksikan laga panas ini secara langsung.
"Kita berkumpul di sini untuk menguatkan bersama mengawal Persib ke depannya. Kita ingin menjaga dan harus menunjukkan dukungan yang baik (ke Persib)," papar Pipit.
Menurutnya, dalam kegiatan nobar nanti kepolisian pun menyiapkan beragam hadiah yang bisa dibawa pulang suporter. Harapannya nobar ini menjadi lebih seru dan bisa dinikmati seluruh pecinta sepakbola khususnya Bobotoh.
Sementara itu, saat ini Panitia Pelaksana (Panpel) Persija tengah memaksimalkan persiapan. Karena menghadapi laga penting dan sarat gengsi, mereka ingin menghadirkan atmosfer yang meneror.
Panpel berencana menjual 60 ribu tiket. Namun, tiket hanya bisa dibeli oleh pemilik KTP DKI Jakarta. Itu merupakan mitigasi, mengingat laga ini masih belum diperbolehkan untuk dihadiri suporter tim tamu.
"Pembelian tiket harus seluruhnya harus dari warga Jakarta dan ber-KTP Jakarta. Rencananya kami akan lepas 60.000 (tiket)," kata Ketua Panpel Persija, Albin Laurent kepada awak media di Jakarta, Senin (7/9/2026).



















