Libur Nataru Kunjungan Wisatawan ke Kota Bandung Capai 4,5 Juta Orang

- Kunjungan wisatawan selama libur Nataru di Bandung mencapai 4,5 juta orang, melebihi target awal dan berdampak positif pada perekonomian.
- Okupansi hotel di Bandung juga naik, dengan beberapa hotel mencapai okupansi hingga 100 persen di pusat kota.
- Pemkot Bandung fokus pada event olahraga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, dengan target 8,7 juta kunjungan pada tahun 2025.
Bandung, IDN Times - Kota Bandung kedatangan wisatawan dalam jumlah besar selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini berdampak secara positif pada perekonomian.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengungkapkan, jumlah kunjungan wisatawan selama periode Nataru melampaui prediksi awal.
“Berdasarkan prediksi awal dari kepolisian dan data kendaraan yang masuk, kami memperkirakan sekitar 4,5 juta pengunjung. Data awal ini sudah menunjukkan tren positif, dan kenyataannya kunjungan selama Nataru bahkan lebih tinggi,” ujar Adi, Senin (5/1/2026).
1. Bisa lebihi target angka kunjungan

Menurutnya, perhitungan dimulai sejak 25 Desember 2025 dan termasuk masa libur akhir pekan sebelumnya, sehingga totalnya mencakup sekitar sepuluh hari.
Angka ini melampaui target yang diproyeksikan sebelumnya, yang sempat kurang 2,6 juta dibanding perkiraan.
Menurut Adi, beberapa faktor mendorong tingginya kunjungan wisatawan salah satunya, sejumlah destinasi wisata di daerah lain, seperti Bali, mengalami penurunan pengunjung.
“Sehingga Kota Bandung menjadi pilihan yang lebih dekat dan mudah dijangkau, khususnya bagi wisatawan dari Jabodetabek,” kata Adi.
2. Okupansi hotel ikut naik

Pengaruh tingginya kunjungan wisatawan juga terlihat pada okupansi hotel. Dari 15 hotel yang dipantau Disbudpar, sejumlah hotel di pusat kota seperti Alun-alun mencatatkan okupansi hingga 100 persen. Sedangkan beberapa hotel yang letaknya jauh dari pusat kota melaporkan angka okupansi antara 60 hingga 80 persen.
Terkait target wisata tahun depan, Adi menyebutkan pihaknya memiliki mekanisme perhitungan yang mempertimbangkan proyeksi kenaikan jumlah pengunjung berdasarkan persentase tertentu.
“Setelah data detail masuk seperti mengenai asal wisatawan, destinasi yang meningkat, dan sebagainya, baru kita bisa menghitung proyeksi tahun depan secara lebih akurat,” ujarnya.
Dengan tingginya kunjungan wisatawan akhir tahun ini, Disbudpar Kota Bandung optimis sektor pariwisata akan tetap menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.
3. Berbagai event dongrak peningkatan wisatawan

Pada 2025 Pemkot Bandung telah menargetkan 8,7 juta kunjungan. Meskipun tren kunjungan ke Bandung masih dalam sektor kuliner, sport tourism menjadi konsen utama Farhan dalam meningkatkan daya tarik untuk wisatawan datang ke Kota Bandung.
Pemkot Bandung mengupayakan menjadi tempat yang ramah untuk event olahraga tingkat nasional maupun internasional. Ia bertekad meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung melalui berbagai helatan olahraga.
Event olahraga tidak hanya sebatas menyehatkan jasmani masyarakat saja, tetapi bisa mengembangkan geliat perekonomian Kota Bandung. Sport tourism yang diusung bisa berdampak luas terhadap ekonomi dan perkembangan pariwisata di Kota Bandung.
















