Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pasar Sembako Murah Diburu Warga Sepekan Jelang Lebaran

Pasar Sembako Murah Diburu Warga Sepekan Jelang Lebaran
Gerakan pangan murah di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
  • Polda Jabar bersama Mabes Polri menggelar Gerakan Pangan Murah di SOR Arcamanik untuk menyediakan sembako terjangkau menjelang Lebaran, bekerja sama dengan Bulog dan berbagai instansi terkait.
  • Warga Bandung antusias menyerbu pasar murah sejak pagi demi mendapatkan beras, minyak, dan kebutuhan pokok lain dengan harga di bawah pasaran meski harus antre panjang di tengah cuaca panas.
  • Bulog Jabar memastikan stok beras mencapai 470 ribu ton dan program pangan murah akan terus berjalan hingga mendekati Lebaran guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Kegiatan pasar sembako murah terus digiatkan berbagai instansi pemerintah demi memberikan harga pangan yang sesuai. Salah satunya dilakukan Polda Jabar di kawasan SOR Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dilakukan serentak bersama jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Binmas Polda Jabar Kombes Pol Wadi Sabani mengatakan, kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh polres di wilayah Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang digelar Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Hari ini secara serentak Polda Jawa Barat bersama Mabes Polri dan seluruh jajaran di Indonesia melaksanakan gerakan pangan murah," kata Wadi.

1. Beras dan minyak jadi buruan

IMG_20260313_095918.jpg
Gerakan pangan murah di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Menurutnya, dalam kegiatan ini berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih rendah atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Salah satu komoditas utama yang disediakan adalah beras dengan total lebih dari 200 ton yang didistribusikan melalui Polda Jabar dan seluruh jajaran polres di daerah.

Selain beras, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga disediakan bagi masyarakat. Di antaranya minyak goreng, telur, ayam, daging, dan kebutuhan pokok lainnya.

Wadi menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama untuk membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok. Dalam pelaksanaannya, Polda Jabar bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari Perum Bulog, BUMN, dinas perdagangan, hingga berbagai stakeholder terkait lainnya untuk memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pangan berjalan lancar.

Ia mengatakan program Gerakan Pangan Murah ini sebelumnya juga telah beberapa kali digelar oleh Polda Jabar, khususnya selama momentum bulan Ramadan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi selama bulan puasa.

"Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memitigasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi di bulan Ramadan," ujarnya.

2. Antusias warga membludak

IMG_20260313_091153.jpg
Gerakan pangan murah di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Dari pantauan IDN Times, ratusa warga sudah mengantre di tempat penukaran kupon sembako murah dari pukul 09.00 WIB. Meski cuaca cukup panas, antrean tetap membludak karena masyarakat ingin mendapatkan sembako dengan harga lebih terjangkau.

Santi salah satu warga yang mendapatkan bantuan pangan murah menuturkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya di bulan Ramadan. Apalagi harga sembako di pasaran ketika bulan ini pasti naik karena kebutuhan masyarakat juga meningkat.

"Harga minyak naik, beras juga naik. Saya biasa beli beras sekilo itu sekitar Rp17 ribu, minyak juga bisa Rp19 ribu yang minyakita, belum mie juga sekitar Rp4.000 satuannya. Kalau ini sekarang bayar Rp60 ribu sudah dapat beras aja lima kg, minyak juga dapat merek yang lebih bagus," ungkap Santi.

Mencari pasar murah juga dilakukan Maya. Rekan Sonah ini sering kali mendapatkan informasi dari pihak kelurahan maupun RW mengenai titik pasar murah. Dia kemudian mendatangi tempat-tempat tersebut agar bisa mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau.

Kalau Ramadan sekarang baru ini aja. Kalau biasa seperti tahun lalu ini banyak kan sembako murah saya suka datangi atau cari kuponnya biar bisa dapat harga lebih miring lah," papar Maya.

3. Pasar murah dilakukan hingga dekat Lebaran

IMG_20260313_100447.jpg
Gerakan pangan murah di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sementara itu, Kepala Bulog Jabar Nurman Susilo menuturkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga pemerintah dalam menyediakan pangan murah seperti beras SPHP maupun minyakita. Program seperti ini terus didukung bahkan hingga mencapai Lebaran tiba.

"Jadi kalau dari Bulog kita masih ada sampai tanggal 18-19 Maret," ungkap Nurman.

Khusus untuk beras, dia memastikan stoknya cukup mencapai 470 ribu ton. Jumlah ini cukup bahkan hingga bulan Desember 2026. Di sisi lain, Bulog juga masih aktif melakukan pembelian gabah per hari bisa mencapai 10 ribu ton.

"Jadi bagi masyarakat jangan takut beras langka, karena stok beras di bulog cukup," kata dia.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More