Pendekatan Keluarga Diperkuat untuk Tekan Risiko Stunting

- IDSurvey menjalankan program Bidara Cina Tangguh sejak Juli 2026 dengan pendekatan keluarga dan komunitas untuk mencegah serta menurunkan risiko stunting secara berkelanjutan.
- Pada fase awal, program memetakan keluarga sasaran, mengidentifikasi 10 balita stunting, dan menetapkan 16 kader Posyandu serta PKK untuk edukasi dan pemantauan berkala.
- Fase kedua mencakup PMT harian selama tiga bulan, edukasi keluarga, kunjungan rumah, dan pemantauan tumbuh kembang guna membangun ketahanan keluarga.
Jakarta, IDN Times – Upaya mencegah stunting tidak cukup dilakukan melalui intervensi sesaat. Penguatan keluarga dan komunitas menjadi bagian penting untuk memastikan tumbuh kembang anak dapat dipantau secara berkelanjutan.
Hal tersebut dilakukan PT Inspeksi Sertifikasi dan Surveyor Indonesia (Persero) atau IDSurvey melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Bidara Cina Tangguh: Pencegahan dan Penurunan Risiko Stunting”.
Program yang berjalan sejak Juli 2026 ini menggunakan pendekatan berbasis keluarga dan komunitas dengan melibatkan keluarga sasaran, kader Posyandu dan PKK, serta pemangku kepentingan di tingkat kelurahan.
Sementara itu, stunting masih menjadi tantangan dalam pembangunan manusia karena dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kesehatan, produktivitas, hingga kualitas hidup anak. Dari data awal di wilayah binaan IDSurvey, masih ditemukan balita dengan kondisi stunting yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
1. Pemetaan keluarga menjadi tahap awal intervensi

ilustrasi bersama keluarga (freepik.com/tirachardz) Pada fase pertama yang berlangsung 14 Juli hingga 10 Agustus 2026, IDSurvey melakukan koordinasi dengan Kelurahan Bidara Cina dan sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan dilanjutkan dengan stakeholder engagement, baseline assessment, pemetaan keluarga sasaran dan kader, serta kunjungan rumah.
Melalui tahapan tersebut, IDSurvey mengidentifikasi sepuluh balita dengan kondisi stunting dan menetapkan 16 kader pendamping dari Posyandu serta PKK Kelurahan. "Para kader akan menjadi bagian dari pendampingan keluarga melalui edukasi dan pemantauan secara berkala," tulis siaran pers IDSurvey yang diterima IDN Times, Kamis (13/8/2026).
2. Intervensi dilanjutkan dengan PMT dan pendampingan

Pendekatan Keluarga Diperkuat untuk Tekan Risiko Stunting (Dok. IDSurvey) Memasuki fase kedua pada 10 Agustus 2026, program dilanjutkan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) serta pembekalan dan pendampingan bagi para kader. Sebelumnya, sosialisasi program telah diikuti 37 peserta sebagai bagian dari penguatan pemahaman mengenai pencegahan stunting.
Pemberian PMT akan dilakukan setiap hari selama tiga bulan. Program tersebut juga disertai edukasi keluarga, home visit, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala untuk memastikan intervensi tidak berhenti pada pemberian bantuan.
3. Ketahanan keluarga menjadi target jangka panjang

Ilustrasi keluarga (unsplash.com/Dimas Rizki Pratama) Pendekatan berbasis keluarga dan komunitas diharapkan dapat memperkuat kemampuan masyarakat dalam mencegah stunting secara berkelanjutan. Dengan keterlibatan kader, keluarga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki peran dalam memantau dan menjaga tumbuh kembang anak.
Melalui program “Bidara Cina Tangguh”, IDSurvey juga mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen pembangunan berkelanjutan serta upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Dengan semangat ‘Berdaya Bersama, Melayani dengan Hati,’ IDSurvey berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga melalui proses pendampingan dan pemberdayaan yang diharapkan mampu menciptakan dampak positif dalam jangka panjang,” tulis siaran pers yang sama.
Program tersebut diharapkan dapat membangun ketahanan keluarga sekaligus mendorong terbentuknya sistem pencegahan stunting yang dapat terus berjalan dan dikembangkan di tingkat masyarakat.








.jpg)









