Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jawa Barat Dinilai Unggul dalam Pengembangan Wisata Ramah Muslim

Jawa Barat Dinilai Unggul dalam Pengembangan Wisata Ramah Muslim
Puluhan Ribu Warga Salat Idul Adha Perdana Masjid Al Jabbar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Jawa Barat meraih penghargaan Most Promising Muslim-Friendly Region of The Year dalam ajang Halal In Travel - Global Summit 2026 di Singapura berkat pengembangan ekosistem wisata ramah Muslim.
  • Penilaian mencakup ketersediaan fasilitas ramah Muslim, dukungan pemerintah, kesiapan industri pariwisata, promosi ke pasar wisatawan Muslim, serta inovasi program pengembangan destinasi.
  • Pemprov Jabar juga menggelar Smiling West Java Muslim Friendly Tourism Award untuk mendorong penerapan standar wisata ramah Muslim dan berhasil menempati peringkat pertama Indonesia Muslim Travel Index 2025.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Provinsi Jawa Barat menyabet penghargaan Most Promising Muslim-Friendly Region of The Year dari wilayah dalam negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OIC). Jabar dinilai paling menjanjikan terhadap pembangunan ekosistem wisata ramah Muslim berstandar internasional.

Adapun prestasi ini didapat melalui serangkaian penilaian seperti ketersediaan layanan dan fasilitas ramah Muslim, serta dukungan pemerintah terhadap pengembangan wisata ramah Muslim.

Selain itu, penilaian juga meliputi kesiapan industri pariwisata (hotel, restoran, destinasi, dan pelaku usaha), promosi ke pasar wisatawan Muslim, maupun inovasi program terkait pengembangan pariwisata.

1. Penghargaan didedikasikan untuk wisatawan yang datang ke Jabar

Bagian puncak kubah Masjid Raya Al Jabbar (aljabbar.jabarprov.go.id)
Bagian puncak kubah Masjid Raya Al Jabbar (aljabbar.jabarprov.go.id)

Penghargaan diterima Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan dalam event Halal In Travel - Global Summit 2026 di Singapura, Kamis 18 Juni 2026. Dalam kesempatan ini Kadisparbud Jabar sekaligus memaparkan strategi Jawa Barat dalam pengembangan wisata ramah Muslim.

"Penghargaan ini didedikasikan untuk semua wisatawan yang datang ke Jawa Barat. Penghargaan ini juga sekaligus untuk memotivasi peningkatan dan pengembangan pariwisata Muslim di Jawa Barat, dan tentu saja untuk mendukung penilaian tingkat nasional. Silakan datang ke Provinsi Jawa Barat," kata Iendra dalam keterangan resminya.

2. Banyak penghargaan lainnya dari event tersebut

Shalat Idulfitri 1444 H di area plaza Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung (jabarprov.go.id)
Shalat Idulfitri 1444 H di area plaza Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung (jabarprov.go.id)

Penghargaan yang diterima Jawa Barat termasuk dalam kategori Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards. Kategori tersebut berbasis pada skor GMTI dari Mastercard-CrescentRating (inisiator GMTI) yang mencakup penghargaan destinasi teratas, kota ramah Muslim, destinasi berkelanjutan, hingga destinasi ramah perempuan Muslim.

Selain itu, terdapat tiga kategori penghargaan lainnya dalam event Halal In Travel - Global Summit 2026. Ketiganya adalah Muslim-friendly Service Provider Awards, HalalTrip Travelers Choice Awards, dan juga Halal Travel Personalities of The Year.

3. Penduduk muslim di Jabar mencapai 67 persen

website Masjid Al Jabbar
website Masjid Al Jabbar

Iendra menyampaikan Pemprov Jabar sudah mengadakan Smiling West Java Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) Award sebagai momentum untuk mendorong kabupaten/kota dalam menerapkan standar wisata ramah Muslim. Melalui kegiatan tersebut, Jawa Barat berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.

"Jawa Barat adalah salah satu provinsi terbesar di Indonesia. Penduduk kami berjumlah 50 juta dan populasi Muslimnya ada sekitar 67 persen. Selain itu kami memiliki banyak destinasi, sehingga potensi yang ada tersebut kami optimalkan untuk pengembangan wisata ramah Muslim," katanya.

"Kami memetakan apa saja yang harus dipenuhi sebagai penilaian, baik dari pemerintah maupun stakeholder terkait lainnya," jelas Iendra.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More