Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bandung Masih Jadi Tujuan Wisata Libur Lebaran 2026

Bandung Masih Jadi Tujuan Wisata Libur Lebaran 2026
Nuansa Klasik Jalan Braga (https://www.jabarprov.go.id/berita/nuansa-klasik-jalan-braga-pengalaman-tak-terlupakan-di-kota-bandung-13772)
Intinya Sih
  • Bandung diprediksi jadi destinasi wisata paling ramai saat libur Lebaran 2026 dengan sekitar 4,16 juta pengunjung, disusul Puncak Bogor, Lembang, dan Ciwidey sebagai tujuan favorit lainnya.
  • Dinas Perhubungan Jabar mencatat sekitar 25,6 juta warga atau 51 persen penduduk akan bepergian selama Lebaran, mayoritas untuk mudik melalui jalur tol utama seperti Trans Jawa dan Cipularang.
  • Kendaraan pribadi masih mendominasi moda transportasi pilihan masyarakat, sementara pemerintah provinsi mempercepat perbaikan jalan di berbagai wilayah agar siap digunakan sebelum arus mudik dimulai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi dipadati oleh wisatawan selama masa libur lebaran 2026. Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar telah melakukan survei kepada masyarakat untuk mengetahui volume kendaran selama libur Idul Fitri.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, lonjakan mobilitas akan terjadi di sejumlah destinasi wisata favorit selama libur lebaran. Kota Bandung diperkirakan menjadi tujuan wisata paling ramai dengan sekitar 4,16 juta pengunjung.

"Kawasan wisata Puncak Bogor juga diprediksi menjadi magnet utama dengan sekitar 3,35 juta wisatawan. Selain itu, kawasan Lembang diperkirakan dikunjungi sekitar 2,87 juta orang dan kawasan Ciwidey sekitar 1,45 juta orang," kata Dhani, Senin (9/3/2026).

1. Kuningan cukup mendapatkan perhatian di 2026 ini

IMG-20260123-WA0014.jpg
Masjid An Nur di Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan

Destinasi wisata pantai seperti Pangandaran juga diperkirakan ramai dengan sekitar 1,36 juta wisatawan, disusul Garut dan Pangalengan yang masing-masing diperkirakan dikunjungi sekitar 510 ribu orang.

"Sementara destinasi lain seperti Kuningan diprediksi dikunjungi sekitar 240 ribu orang dan kawasan Palabuhanratu sekitar 60 ribu wisatawan," ucap Dhani.

Menurutnya, pola pergerakan wisatawan selama libur Lebaran menunjukkan kawasan Bandung Raya masih menjadi pusat kunjungan utama. Meski begitu, data prediksi tersebut bisa berbeda dengan kondisi nanti setelah mulainya libur lebaran.

"Pemilihan destinasi wisata nomor satu Kota Bandung kemudian Puncak Bogor, mungkin Lembang dan Ciwidey masuk cluster Bandung dan sisanya Pangandaran dan lainnya," kata Dhani.

2. Sebanyak 51 persen warga Jabar melakukan pergerakansaat lebaran 2026

Pantai Madasari, Pangandaran (pantaimadasari.com)
Pantai Madasari, Pangandaran (pantaimadasari.com)

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Jawa Barat mencatat sekitar 25,6 juta orang atau 51 persen dari total proyeksi penduduk Jabar diperkirakan melakukan perjalanan selama periode lebaran.

Sekir 96,7 persen atau sekitar 24,86 juta orang di antaranya diprediksi melakukan perjalanan mudik. Sementara sisanya melakukan perjalanan untuk wisata sekitar 500 ribu orang atau 1,93 persen, serta silaturahmi tanpa pulang kampung sekitar 290 ribu orang atau 1,11 persen.

Dhani menyampaikan, pada arus mudik lebaran 2026 ini jalur yang berpotensi ramai digunakan oleh masyarakat yaitu jalan tol. Menurutnya, jalur tersebut dipastikan masih menjadi pilihan utama dari pemudik.

"Jalur utama yang dipilih terbanyak di Tol Trans Jawa kemudian Cisumdawu, Cipularang dan Bocimi. Jadi ini yang akan digunakan masyarakat untuk ruas tol," ujar Dhani.

3. Masyarakat banyak menggunakan kendaraan pribadi

ilustrasi jalan tol
ilustrasi jalan tol (pexels.com/ollo)

Lebih lanjut, Dhani menyampaikan, moda transportasi yang dipilih masyarakat masih didominasi kendaraan pribadi, yang mana angka prediksinya untuk mobil diperkirakan digunakan oleh sekitar 16,75 juta orang, sepeda motor digunakan sekitar 3,91 juta orang, sementara kereta api dipilih sekitar 3,43 juta orang.

Adapun untuk bus umum diperkirakan digunakan oleh sekitar 780 ribu orang, mobil sewa sekitar 480 ribu orang dan travel sekitar 250 ribu orang.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat, Agung Wahyudi, mengatakan perbaikan jalan dilakukan melalui pemeriksaan rutin oleh tim lapangan yang memantau kondisi kerusakan di berbagai ruas jalan provinsi.

"Kami secara rutin melakukan pemeriksaan kondisi jalan melalui tim lapangan. Ruas jalan provinsi yang masih berlubang atau mengalami kerusakan saat ini sedang dalam proses perbaikan atau penambalan. Kami menargetkan paling lambat H-7 Lebaran seluruh jalur tersebut sudah siap digunakan pemudik," ujar Agung, Senin (9/3/2026).

Terdapat beberapa titik kerusakan jalan yang menjadi perhatian dan tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat, antara lain berada di wilayah Bekasi, Bogor, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Kuningan, Garut, Indramayu, Kabupaten Bandung, Majalengka, dan Sumedang.

Menurutnya, konsentrasi kerusakan jalan paling banyak ditemukan di sejumlah ruas strategis, terutama yang menjadi akses penghubung antarwilayah.

"Konsentrasi kerusakan cukup banyak terdapat di antaranya pada ruas Jalan Raya Sukanagara, ruas Sukanagara-Sindangbarang, ruas Cibeber-Sukanagara, serta beberapa ruas jalan di kawasan Bogor dan Kuningan," katanya.

Agung menambahkan, percepatan perbaikan dilakukan agar kondisi jalan Provinsi di Jawa Barat tetap layak dilalui dan tidak menghambat arus kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More