Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dedi Mulyadi Dorong Ekonomi Lokal, MUJ Gaspol Lewat Program CSR

Dedi Mulyadi Dorong Ekonomi Lokal, MUJ Gaspol Lewat Program CSR
PT MUJ (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat dalam forum Musrenbang Jabar 2026.
  • PT Migas Utama Jabar (MUJ) mendukung penguatan ekonomi lokal melalui program CSR berbasis pemberdayaan masyarakat dan lingkungan, termasuk restorasi ekosistem mangrove di Subang.
  • MUJ memperluas pemanfaatan gas bumi dan CNG sebagai energi bersih untuk industri serta mendukung program gentengisasi nasional, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Jawa Barat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat yang bergerak di sektor energi, PT Migas Utama Jabar (MUJ) memastikan mendukung penguatan ekonomi lokal melalui program corporate social responsibility (CSR).

Hal ini disampaikan setelah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memberi titah kepada semua unsur bahwa perencanaan harus tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Adapun arahan gubernur ini muncul dalam forum arah masa depan pembangunan Jawa Barat yang diwadahi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jawa Barat 2026 belum lama ini.

1. MUJ sudah melakukan penguatan ekonomi lokal

Tampak depan dinding batu dengan logo dan tulisan Migas Utama Jabar di malam hari, diterangi lampu jalan dan suasana basah setelah hujan.
BUMD Provinsi Jabar, PT MUJ (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

MUJ memandang bahwa energi merupakan salah satu fondasi utama dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari industri, UMKM, hingga penguatan ekonomi berbasis lokal.

Di sisi lain, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, MUJ juga secara konsisten menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan dampak berkelanjutan.

Hal itu selaras dengan agenda pembangunan Jawa Barat, serta CSR berbasis lingkungan untuk melakukan restorasi ekosistem mangrove di Desa Mayangan, Subang, untuk menanggulangi abrasi dan erosi seperti penanaman ribuan pohon mangrove dan pembuatan alat pemecah ombak (APO) guna menekan emisi karbon serta melindungi pesisir utara Jawa Barat.

2. Siap mendukung kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi

IMG-20260423-WA0009.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Plt Direktur MUJ Ghema Akbar menyampaikan, arah pembangunan Jawa Barat yang menekankan pada kemandirian daerah dan penguatan ekonomi lokal sangat sejalan dengan fokus bisnis perusahaan.

Saat ini, MUJ memang sedang memperkuat bisnis hilir migas dengan mendistribusikan Compressed Natural Gas (CNG) untuk industri dan komersial di Jawa Barat.

"MUJ siap all in mendukung kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Pak Gubernur Kang Dedi Mulyadi. Kami melihat energi, khususnya gas bumi, memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi daerah, termasuk mendukung pelaku industri kecil, menengah, hingga sektor produktif lainnya di Jawa Barat," kata Ghema, Rabu (29/4/2026).

Dalam implementasinya, MUJ akan terus memperluas pemanfaatan energi gas, termasuk compressed natural gas (CNG), sebagai alternatif energi yang lebih bersih dan efisien. Langkah ini tidak hanya mendukung agenda transisi energi, tetapi juga membuka peluang peningkatan daya saing ekonomi lokal.

Dalam program gentengisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, bahan bakar dan energi dalam proses produksi genteng tanah liat juga mencakup ke beberapa alternatif. Program ini nantinya akan menggunakan gas bumi sebagai alternatif untuk energi yang lebih bersih.

3. MUJ berkomitmen perkuat kolaborasi dengan daerah

IMG-20251119-WA0016.jpg
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

MUJ melihat saat ini produsen genteng masih banyak yang menggunakan bahan bakar secara konvensional seperti kayu bakar. Sehingga menurut Ghema penggunaan energi yang lebih modern dan efisien bisa dilakukan untuk mendorong program pemerintah pusat tersebut.

Ghema menambahkan, MUJ juga berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam menciptakan ekosistem energi yang berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Jawa Barat yang menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan sebagai prioritas.

"Ke depan, MUJ tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Jawa Barat yang berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More