Atasi Kemacetan, Dishub Sebut Kebutuhan Flyover Kadungora Mendesak

- Dishub Jawa Barat menilai pembangunan flyover Kadungora mendesak untuk mengurai kemacetan di jalur utama mudik menuju Priangan Timur.
- Kemacetan sering terjadi akibat perlintasan sebidang kereta api di Kadungora yang memaksa kendaraan berhenti saat palang pintu ditutup.
- Dhani Gumelar menyebut flyover akan jadi solusi permanen, sementara langkah sementara seperti penggantian palang pintu belum cukup efektif.
Bandung, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat mendorong flyover di kawasan Kadungora bisa segera dibangun. Hal ini dinilai bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di jalur utama mudik menuju Priangan Timur.
Adapun ruas jalan yang menghubungkan Nagreg hingga wilayah Garut itu selama ini menjadi jalur penting bagi kendaraan dari Bandung menuju Tasikmalaya, Garut, hingga Jawa Tengah.
Hanya saja di titik Kadungora, arus kendaraan kerap tersendat akibat perlintasan sebidang kereta api yang memaksa kendaraan berhenti saat palang pintu ditutup.
1. Berharap proyek ini jadi prioritas

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, kondisi tersebut berpotensi semakin memperparah kemacetan saat arus mudik Lebaran karena frekuensi perjalanan kereta api meningkat.
"Cuma memang mohon maaf mudah-mudahan jadi prioritas kita sudah bicara dengan Bina Marga, yakni membangun flyover Kadungora. Karena perjalanan kereta di lebaran bertambah, otomatis penutupan sering dan menimbulkan kemacetan," ujar Dhani, Rabu (11/3/2026).
Menurut dia, pembangunan flyover akan menjadi solusi permanen untuk memisahkan arus kendaraan dengan jalur kereta api sehingga tidak lagi bergantung pada sistem buka-tutup palang pintu.
2. Perlintasan kereta di Kadungora sering menjadi titik penumpukan kendaraan
.jpg)
Sementara, perlintasan kereta di Kadungora sering menjadi titik penumpukan kendaraan, terutama saat volume lalu lintas meningkat pada musim libur panjang dan mudik Lebaran.
Dishub Jabar telah melakukan sejumlah langkah sementara untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut, salah satunya dengan mengganti palang pintu di wilayah Manglayang.
"Kami juga sudah mengganti palang pintu Manglayang, kan ada kereta itu sudah diganti di Desember kemarin," katanya.
3. Rencana flyover ini diharapkan bisa segera terealisasi di tahun ini

Meski demikian, Dhani menilai perbaikan tersebut belum cukup untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di jalur strategis menuju Priangan Timur. Karena itu, pihaknya berharap pembangunan Flyover Kadungora bisa masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur.
"Makanya kita minta untuk jadi prioritas pembangunan Flyover Kadungora," katanya.

















