500 Penumpang KA Ciremai Anjlok Dialihkan, Lokomotif Mulai Diangkat

- Kereta api Ciremai relasi Semarang–Bandung anjlok akibat longsor di jalur Maswati–Sasaksaat, Bandung Barat, namun seluruh 500 penumpang dilaporkan selamat.
- Penumpang dialihkan menggunakan bus dari Stasiun Rende menuju Bandung sementara proses evakuasi lokomotif dan pembersihan material longsor dilakukan dengan alat berat.
- KAI Daop 2 Bandung menegaskan keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama dan terus berkoordinasi untuk mempercepat pemulihan jalur serta memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
Bandung, IDN Times - Kereta api Ciremai relasi Semarang Tawang – Bandung, terjebak longsor yang terjadi di petak jalan rel kereta api Maswati – Sasaksaat, KM 142+8/9 Kampung Cihanjuang RT 03/20 Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (1/4/2026).
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, yang ada di lokasi kejadian menuturkan saat kejadian anjloknya lokomotif akibat longsor, kereta tengah membawa ratus penumpang.
"Lebih kurang 500 orang penumpang. Kondisinya selamat," ungkap Kapolsek, saat dihubungi.
Saat ini aparat kepolisian dan petugas PT KAI tengah melakukan proses mengevakuasi penumpang serta lokomotif kereta. Sedangkan proses pembersihan material longsoran dan evakuasi lokomotif sedang berlangsung.
"Saat ini proses evakuasi lokomotif sedang berlangsung menggunakan alat berat crane," kata dia.
Terkait untuk penumpang, lanjut Kapolsek, untuk seluruhnya dialihkan sementara dengan menggunakan bus menuju Bandung.
"Penanganan penumpang dialihkan ke Stasiun Rende dan akan dilanjutkan perjalanan dengan bus menuju Bandung," kata dia.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi operasional.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Ciremai akibat gangguan perjalanan ini. Saat ini perjalanan KA harus berhenti sementara sebagai langkah pengamanan, sambil menunggu proses penanganan di lokasi selesai dilakukan,” ujar Kuswardojo.
Saat ini, tim Tanggap Darurat KAI Daop 2 Bandung langsung bergerak cepat untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan, termasuk upaya evakuasi apabila diperlukan serta pembersihan material longsoran dari jalur rel.
Petugas prasarana bersama tim terkait saat ini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan di jalur lintasan tersebut dan melakukan evakuasi terhadap kondisi KA Ciremai.
Akibat kejadian ini, untuk sementara waktu petak jalan Maswati - Sasaksaat terhalang dan tidak dapat dilalui perjalanan KA. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan.
KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan terkait perkembangan situasi ini melalui berbagai kanal resmi. Penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI Daop 2 Bandung akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal.


















