Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kuota Haji Cirebon Naik, 2.576 Jemaah Siap Berangkat Tahun Ini

Kuota Haji Cirebon Naik, 2.576 Jemaah Siap Berangkat Tahun Ini
ilustrasi haji (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kuota haji Kabupaten Cirebon tahun 2026 naik menjadi 2.576 jemaah, dipicu panjangnya daftar tunggu dan perubahan sistem distribusi kuota di Jawa Barat.
  • Keberangkatan jemaah dibagi dalam tujuh kloter mulai 24 April 2026, dengan pendampingan penuh dari petugas ibadah, tenaga medis, dan petugas daerah.
  • Seluruh calon jemaah telah melunasi biaya haji serta lolos pemeriksaan kesehatan, dengan layanan ramah lansia dan kelompok rentan disiapkan untuk keberangkatan tahun ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Cirebon, IDN Times - Kuota haji Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada musim haji 2026 mengalami peningkatan. Sebanyak 2.576 calon jemaah dipastikan berangkat ke Tanah Suci mulai 24 April 2026.

Seluruh persiapan penyelenggaraan haji di daerah ini diklaim telah mencapai 99 persen, menyisakan tahap akhir menjelang keberangkatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim menyampaikan kesiapan teknis maupun administratif jemaah hampir sepenuhnya rampung.

"Persiapan sudah mendekati 100 persen. Kami tinggal menunggu jadwal keberangkatan sesuai kloter,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

1. Kenaikan kuota dipicu panjangnya daftar tunggu

ilustrasi haji (pexels.com/Haydan As-soendawy)
ilustrasi haji (pexels.com/Haydan As-soendawy)

Mualim mengatakan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Cirebon tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang berada di kisaran 2.200 orang. Kenaikan tersebut terjadi meskipun secara umum kuota haji di Jawa Barat mengalami penyesuaian.

Menurutnya, perubahan sistem penentuan kuota menjadi salah satu faktor utama. Saat ini, distribusi kuota tidak lagi sepenuhnya mengacu pada jumlah penduduk muslim, melainkan mempertimbangkan panjangnya daftar tunggu di masing-masing daerah.

“Semakin panjang waiting list, maka peluang penambahan kuota juga lebih besar. Kabupaten Cirebon termasuk daerah dengan jumlah pendaftar yang tinggi,” katanya.

2. Pembagian kloter dan jadwal Keberangkatan

ilustrasi haji (pexels.com/Mido Makasardi)
ilustrasi haji (pexels.com/Mido Makasardi)

Mualim menyebutkan, jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam tujuh kelompok terbang (kloter). Dari jumlah itu, lima kloter merupakan kloter penuh dengan kapasitas sekitar 445 orang per kloter.

Sementara dua kloter lainnya merupakan kloter gabungan bersama daerah lain, seperti Kota Bandung dan Indramayu.

"Keberangkatan perdana dijadwalkan pada 24 April 2026 melalui kloter lima. Setiap kloter akan didampingi oleh petugas haji yang terdiri atas pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dokter, perawat, serta petugas haji daerah," katanya.

“Dalam setiap kloter, kami pastikan ada pendampingan penuh agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib,” tuturnya.

3. Seluruh jemaah lunas dan lolos pemeriksaan kesehatan

ilustrasi haji ke Makkah (pixabay.com/ekrem)
ilustrasi haji ke Makkah (pixabay.com/ekrem)

Dari sisi administratif, lanjut Mualim, seluruh calon jemaah yang masuk dalam daftar keberangkatan telah memenuhi persyaratan. Mereka telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) serta dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan.

Mualim menegaskan, aspek kesehatan menjadi syarat utama sebelum pelunasan biaya dilakukan. Jemaah yang belum memenuhi kriteria kesehatan tidak diperkenankan melanjutkan proses keberangkatan.

“Semua yang berangkat tahun ini sudah memenuhi syarat istitha’ah kesehatan. Jadi secara administratif dan medis, mereka siap,” katanya.

Ia pun memastikan, penyelenggaraan haji tahun ini mengusung konsep pelayanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Berbagai skema pendampingan disiapkan untuk memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan akses layanan yang optimal.

“Perhatian khusus kami berikan kepada lansia dan kelompok rentan agar tidak ada yang terabaikan selama proses ibadah,” ujar Mualim.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More