Jelang Libur Panjang, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Masuk ke Bandung

- Menjelang libur panjang, arus kendaraan menuju Bandung melonjak hingga 90 ribu unit dalam tiga jam, jauh lebih tinggi dibanding kendaraan yang keluar sekitar 60 ribu unit.
- Kepadatan terbesar terjadi di jalur timur Bandung seperti Cileunyi, Cibiru, dan Tol Buah Batu, dengan surplus sekitar 30 ribu kendaraan yang masih bertahan di dalam kota.
- Sebanyak 130 personel lalu lintas disiagakan di titik rawan macet untuk mengurai kepadatan dan mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan selama long weekend.
Bandung, IDN Times - Libur panjang akhir pekan mulai berdampak pada kepadatan arus lalu lintas di Kota Bandung. Kasatlantas Polrestabes Bandung Hudi mengatakan lonjakan kendaraan sudah terlihat sejak siang hari, terutama dari jalur masuk utama menuju Bandung.
Hudi mengatakan, berdasarkan pantauan traffic counting Polrestabes Bandung, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung jauh lebih besar dibanding kendaraan yang keluar.
“Dari pukul 12.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB, kendaraan yang masuk ke arah Kota Bandung sudah tercatat sekitar 90 ribu kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” kata Hudi.
Sementara itu, kendaraan yang keluar dari Kota Bandung tercatat sekitar 60 ribu unit. Selisih angka tersebut membuat volume kendaraan di dalam kota meningkat cukup signifikan menjelang malam hari.
1. Arah Cileunyi hingga Tol Buah Batu jadi penyumbang terbesar

Menurut Hudi, kepadatan paling tinggi berasal dari jalur timur Bandung dan akses tol yang menjadi favorit wisatawan saat long weekend. Ia menyebut kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung paling banyak berasal dari arah Cileunyi, Cibiru, dan Tol Buah Batu.
“Jadi titik penyumbang terbesar, baik kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung berasal dari arah Cileunyi, Cibiru, maupun dari arah Tol Buah Batu,” ujarnya.
Arus kendaraan dari kawasan tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat hingga malam dan akhir pekan nanti.
2. Ada surplus 30 ribu kendaraan yang masih bertahan

Dari data traffic counting yang dimiliki Satlantas Polrestabes Bandung, terdapat selisih kendaraan yang cukup besar antara arus masuk dan keluar.
Hudi mengatakan saat ini ada sekitar 30 ribu kendaraan yang masih bertahan di wilayah Kota Bandung. Jumlah tersebut terdiri dari kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Saat ini ada surplus kendaraan yang masih bertahan di sekitar Kota Bandung kurang lebih sebanyak 30 ribu kendaraan,” katanya.
Kondisi ini membuat sejumlah titik wisata, pusat belanja, dan jalur utama di Kota Bandung diprediksi mengalami kepadatan lebih tinggi dibanding hari biasa.
3. Sebanyak 130 personel disiagakan di titik rawan macet

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama long weekend, Satlantas Polrestabes Bandung menyiapkan ratusan personel di sejumlah titik strategis.
Sebanyak 130 personel lalu lintas disebar di jalur arteri, pintu tol, hingga pusat keramaian guna mengurai potensi kemacetan.
“Kami sudah menyiapkan personel lalu lintas Polrestabes Bandung sebanyak kurang lebih 130 personel yang akan tersebar di titik-titik kepadatan,” ujar Hudi.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dan menghindari titik rawan macet, terutama pada sore hingga malam hari.


















