Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

SAR Bandung Lanjutkan Pencarian Supendi yang Hilang Tertimbun Longsor

SAR Bandung Lanjutkan Pencarian Supendi yang Hilang Tertimbun Longsor
(Humas/SAR Bandung)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Tim SAR Bandung melanjutkan pencarian hari kedua terhadap Supendi, korban longsor di Dusun Cirangon, Sumedang, setelah tujuh warga lainnya berhasil diselamatkan.
  • Pencarian dilakukan dengan metode Manual Search dan Technical Search, disertai langkah keselamatan seperti penempatan safety officer serta kesiagaan ambulans dan tim medis.
  • Koordinasi antarinstansi terus diperkuat agar pencarian berjalan efektif, namun operasi akan dihentikan sementara jika cuaca memburuk atau terjadi pergerakan tanah berbahaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sumedang, IDN Times - Tim SAR melanjutkan pencarian warga yang hilang terdampak longsor di Dusun Cirangon RT 01 RW 07, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pencarian ini memasuki hari kedua setelah kejadian pada Rabu (8/4/2026).

Diketahui, dari total delapan orang terdampak, sebanyak tujuh orang dilaporkan selamat, sementara satu orang masih dalam pencarian atas nama Supendi (63 tahun).

"Pada pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan melaksanakan assesment di sekitar lokasi kejadian (LKP), dilanjutkan dengan pemetaan area kerja serta briefing terkait kekuatan personel, SOP, dan pembagian tugas," ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).

1. Semua perlengkapan dikerahkan

IMG-20260409-WA0027.jpg
(Humas/SAR Bandung)

Selanjutnya pada pukul 07.30 WIB, Ade mengatakan, tim memulai pencarian dengan menggunakan metode manual search dan technical search. Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR juga menerapkan langkah-langkah keselamatan dengan menyiapkan jalur evakuasi darurat.

"Seperti menempatkan safety officer untuk memantau potensi longsor susulan, serta menyiagakan ambulans dan tim medis di lokasi. Operasi akan dihentikan sementara apabila terjadi kondisi yang membahayakan, seperti pergerakan tanah atau cuaca buruk," katanya.

Ade menyampaikan, seluruh unsur SAR gabungan berupaya maksimal dalam proses pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel. Pada hari kedua operasi ini, Basarnas bersama tim SAR gabungan terus melakukan pencarian secara optimal dengan metode manual dan teknis.

"Namun demikian, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan," ucapnya.

2. Koordinasi dengan unsur terkait turut dilakukan

IMG-20260409-WA0020.jpg
(Humas/SAR Bandung)

Ade juga menambahkan bahwa koordinasi antar instansi terus diperkuat guna mempercepat proses pencarian korban. Dia menegaskan, pencarian akan diberhentikan sementara jika kondisi cuaca turun hujan disertai angin kencang.

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, termasuk BPBD dan potensi SAR di lapangan, agar proses pencarian dapat berjalan efektif dan korban dapat segera ditemukan," kata dia.

3. Material longsor menerjang dua unit rumah

IMG-20260409-WA0032.jpg
(Humas/SAR Bandung)

Diketahui, kejadian longsor terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Material longsor menimpa dua unit rumah warga, mengakibatkan tujuh orang selamat, empat orang berhasil dievakuasi di lokasi, sementara tiga orang lainnya mendapatkan penanganan medis di RSUD Umar Wirahadikusumah.

Hingga saat ini, satu orang korban masih dalam pencarian dan tim SAR gabungan terus melanjutkan operasi dengan memperhatikan kondisi cuaca serta potensi bahaya di lokasi kejadian.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More