Grab Perkenalkan Fitur AI Baru untuk Permudah Aktivitas Harian

- Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di ajang GrabX 2026 untuk menjadikan aplikasinya sebagai panduan cerdas yang membantu aktivitas harian pengguna di Asia Tenggara.
- Fitur-fitur baru seperti Group Ride, GrabMaps for Consumers, dan Grab AI Assistant dirancang untuk mempermudah mobilitas, perencanaan kegiatan, serta pengalaman perjalanan lintas kota dan negara.
- Grab juga memperkenalkan teknologi AI bagi mitra usaha dan pengemudi melalui Virtual Store Manager dan Cloud Printer guna meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung pengambilan keputusan bisnis.
Bandung, IDN Times - Grab baru saja memperkenalkan inovasi teknologi terbarunya melalui ajang tahunan GrabX 2026. Dalam acara tersebut, perusahaan meluncurkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI/kecerdasan buatan) yang dirancang untuk membantu aktivitas sehari-hari pengguna di Asia Tenggara.
Melalui pembaruan ini, mreka ingin mengembangkan aplikasinya tidak sekadar sebagai layanan transportasi atau pesan-antar, tetapi juga sebagai “panduan cerdas” dalam keseharian pengguna. Berbagai fitur baru dirancang untuk mempermudah mobilitas, aktivitas konsumsi, hingga kebutuhan perjalanan.
Grab menyebut inovasi ini sebagai bagian dari konsep intelligent everyday guide, yakni aplikasi yang mampu membantu pengguna mengambil keputusan sehari-hari dengan lebih praktis melalui dukungan teknologi AI.
Pengembangan fitur tersebut juga didukung oleh Grab Intelligence Layer, sebuah infrastruktur AI yang dibangun dari data lebih dari 20 miliar perjalanan dan pesanan yang pernah terjadi di dalam ekosistem Grab.
1. Fitur AI membantu aktivitas harian pengguna

Sebagian fitur baru Grab difokuskan untuk membantu aktivitas sehari-hari pengguna di kota. Salah satunya adalah fitur Group Ride yang memungkinkan hingga empat orang berbagi perjalanan dalam satu kendaraan dengan sistem pembagian ongkos secara otomatis.
Selain itu, Grab juga menghadirkan GrabMaps for Consumers yang membantu pengguna menemukan fasilitas penting seperti area parkir, stasiun pengisian kendaraan listrik, hingga navigasi di dalam gedung atau pusat perbelanjaan.
Grab juga memperkenalkan Grab AI Assistant yang berfungsi sebagai asisten pribadi digital. Fitur ini dapat membantu merencanakan kegiatan seperti memilih restoran, melakukan reservasi, hingga menyiapkan daftar belanja.
Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab, mengatakan bahwa teknologi AI seharusnya membantu pengguna menyelesaikan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan lebih sederhana. “Sebagai pengembang produk (product builder), saya meyakini bahwa AI seharusnya bekerja paling keras bagi mereka yang paling membutuhkannya,” ujarnya, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Kamis (9/4/2026).
2. Inovasi untuk membuat perjalanan lebih praktis

Grab juga memperluas inovasinya pada pengalaman perjalanan, terutama bagi pengguna yang bepergian lintas kota maupun lintas negara di Asia Tenggara.
Melalui fitur Personalised Travel Experience, pengguna dapat memperoleh berbagai informasi perjalanan dalam satu tempat. Mulai dari pengingat jadwal penerbangan, informasi check-in bandara, hingga pemberitahuan perubahan jadwal penerbangan.
Selain itu, Grab juga menghadirkan GrabStays yang memungkinkan pengguna memesan hotel secara cepat, termasuk untuk pemesanan mendadak di hari yang sama. Layanan ini dikembangkan melalui kerja sama dengan platform ekosistem hotel berbasis AI.
Fitur lain seperti Discover by Grab juga membantu pengguna menemukan rekomendasi kuliner lokal yang relevan, baik saat berada di kota baru maupun ketika menjelajahi area sekitar tempat tinggal.
3. Teknologi AI juga mendukung mitra usaha dan pengemudi

Selain pengguna, Grab juga memperkenalkan sejumlah fitur yang ditujukan untuk mendukung mitra merchant dan mitra pengemudi dalam mengelola usaha mereka.
Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Virtual Store Manager yang memanfaatkan teknologi computer vision berbasis AI untuk memantau operasional toko, termasuk kebersihan, jumlah pelanggan, serta aktivitas di dalam gerai.
Grab juga menghadirkan Cloud Printer yang memungkinkan pesanan makanan langsung dicetak secara otomatis di dapur, sehingga proses operasional menjadi lebih efisien dan mengurangi potensi kesalahan.
Menurut Philipp Kandal, seluruh inovasi ini dikembangkan dengan tujuan menghadirkan pengalaman teknologi yang terasa lebih alami bagi pengguna. “Setiap produk yang kami luncurkan hari ini dibangun di atas fondasi yang sama, yaitu Grab Intelligence Layer, dan kini diperluas hingga ke dunia nyata serta keputusan sehari-hari pengguna dan mitra kami,” kata dia.

















