Pemkot Bandung Sisir Pohon Rawan Tumbang, Antisipasi Cuaca Ekstrem

Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bandung Raya dalam sepekan terakhir. Ia menilai, intensitas peristiwa yang terjadi sudah tidak bisa dianggap sebagai kejadian biasa.
“Sepanjang pekan lalu, ratusan pohon tumbang, tidak hanya di Kota Bandung tetapi di seluruh Bandung Raya,” kata Farhan, Rabu (8/4/2026).
Meski kondisi cuaca ekstrem diperkirakan mulai mereda, Farhan mengatakan, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Ia bahkan menilai situasi yang terjadi telah mendekati kategori bencana.
“Bagi saya, ini bukan sekadar cuaca ekstrem tetapi sudah mendekati bencana,” katanya.
1. Masyarakat harus ikut memitigasi

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama aparat kepolisian, khususnya Satuan Brimob akan segera melakukan patroli untuk memeriksa pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang, sekaligus meminimalisir risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Selain itu, Farhan juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih menyeluruh dalam menghadapi dampak perubahan cuaca. Ia menyebut penanganan tidak bisa dilakukan secara sektoral melainkan harus melibatkan berbagai lembaga terkait.
“Kami akan lakukan pendekatan yang lebih holistik bersama berbagai pihak,” katanya.
2. Pemantauan daerah dimaksimalkan

Di sisi lain, sistem kewaspadaan masyarakat mulai diaktifkan kembali. Salah satu fokus ke depannya adalah penguatan titik-titik pemantauan atau streaming point untuk memantau kondisi di lapangan secara real-time serta mitigasi bencana melalui Siskamling Siaga Bencana.
“Hal yang akan saya utamakan ke depan adalah titik-titik pemantauan streaming point dan mitigasi bencana Siskamling Siaga Bencana,” tuturnya.
3. Pohon tumbang sempat akibatkan seseorang meninggal

Sebelumnya, seorang pengemudi minibus merk Suzuki Carry tewas usai kendaraannya tertimpa pohon tumbang di Jalan Bojong Raya Caringin, Kota Bandung, Jumat (3/4/2026), saat hujan disertai angin kencang. Analis Kebencanaan BPBD Kota Bandung Agung Rahmat Riyadi mengatakan korban merupakan seorang laki-laki yang meninggal di lokasi kejadian.
“Untuk korban ada di wilayah Caringin. Kejadian tersebut menimpa sebuah mobil, dan penanganannya dilakukan oleh BPBD Kota Bandung bersama petugas gabungan lainnya,” kata Agung.
Dia memastikan korban telah dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk penanganan lebih lanjut. Adapun kejadian pohon tumbang terjadi sejak hujan deras sekitar pukul 14.00 WIB dan tersebar di berbagai wilayah Kota Bandung.
Hingga saat ini, tercatat sekitar 33 titik pohon tumbang, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pendataan di lapangan. Selain menyebabkan korban jiwa, sejumlah pohon tumbang juga sempat mengganggu arus lalu lintas, salah satunya di kawasan Pasteur yang sempat tersendat hingga Simpang Cihampelas.

















