Wisatawan Domestik Mulai Menjauh dari Cirebon

Perjalanan wisatawan nusantara ke Kota Cirebon Januari–September 2026 mencapai 2,21 juta, turun 2,79 persen dibandingkan periode sama 2025 yang berjumlah 2,27 juta perjalanan.
Pada September 2026, kunjungan tercatat 231.290 perjalanan, turun 10,71 persen dari Agustus dan 9,34 persen secara tahunan; mayoritas wisatawan berasal dari Kabupaten Cirebon.
Dalam periode September 2025–September 2026, perjalanan tertinggi terjadi pada Desember 2025 sebanyak 274.450, sedangkan terendah pada Februari 2026 dengan 224.010 perjalanan.
Cirebon, IDN Times - Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dengan tujuan Kota Cirebon, Jawa Barat, mencapai 2,21 juta perjalanan sepanjang Januari–September 2026. Angka tersebut turun 2,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 2,27 juta perjalanan.
Penurunan tersebut menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan domestik menuju Kota Cirebon hingga triwulan III 2026 belum menyamai capaian pada periode yang sama tahun lalu.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon, Samiran, menyampaikan data perjalanan wisatawan nusantara berdasarkan hasil pencatatan statistik pariwisata. Selain secara kumulatif, jumlah perjalanan wisatawan pada September 2026 juga mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
"Jumlah perjalanan wisnus menuju Kota Cirebon pada September 2026 mencapai 231.290 perjalanan. Jumlah tersebut turun 10,71 persen dibandingkan Agustus 2026. Sementara itu, secara tahunan atau year-on-year (yoy), jumlah perjalanan pada September 2026 mengalami penurunan 9,34 persen dibandingkan September 2025," kata Samiran, Selasa (3/11/2026).
1. Perjalanan September menyusut

Salah Satu Ruangan Keraton Kasepuhan Cirebon Penurunan perjalanan wisatawan nusantara terjadi pada perbandingan bulanan maupun tahunan. Secara bulanan, jumlah perjalanan pada September 2026 lebih rendah dibandingkan Agustus 2026.
Dari sisi persentase, kontraksi bulanan mencapai 10,71 persen. Adapun jika dibandingkan dengan September tahun sebelumnya, penurunan tercatat sebesar 9,34 persen.
Samiran menyebutkan, jumlah perjalanan wisnus pada September 2026 yang mencapai 231.290 perjalanan masih berada di bawah pencapaian pada kedua periode pembanding tersebut.
2. Kabupaten Cirebon jadi penyumbang terbesar

Keraton Kasepuhan Cirebon (commons.wikimedia.org/Kondephy/CC BY-SA 4.0) Berdasarkan daerah asal, kata Samiran, perjalanan wisatawan nusantara menuju Kota Cirebon pada September 2026 didominasi masyarakat dari Kabupaten Cirebon.
Kontribusi perjalanan dari Kabupaten Cirebon mencapai 52,87 persen dari keseluruhan perjalanan wisnus pada bulan tersebut. Posisi berikutnya berasal dari provinsi lain dengan kontribusi sebesar 17,38 persen.
Sementara itu, wisatawan asal Kabupaten Kuningan menyumbang 5,59 persen dari total perjalanan. Disusul Kabupaten Indramayu sebesar 5,23 persen dan Kabupaten Majalengka sebesar 3,59 persen.
"Komposisi tersebut memperlihatkan Kabupaten Cirebon menjadi daerah asal dengan kontribusi perjalanan terbesar menuju Kota Cirebon pada September 2026," ujar Samiran.
3. Desember 2025 tertinggi, Februari 2026 terendah

Keraton Kasepuhan (petabudaya.belajar.kemdikbud.go.id/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) Jika ditarik dalam rentang September 2025 hingga September 2026, kata Samiran, jumlah perjalanan wisatawan nusantara menuju Kota Cirebon menunjukkan pergerakan yang fluktuatif.
Ia menyebutkan, jumlah perjalanan tertinggi dalam rentang tersebut terjadi pada Desember 2025 dengan 274.450 perjalanan. Sebaliknya, jumlah perjalanan terendah tercatat pada Februari 2026, yakni sebanyak 224.010 perjalanan.
"Perbedaan jumlah perjalanan antara kedua bulan tersebut mencapai 50.440 perjalanan," katanya.
"Pergerakan bulanan tersebut melengkapi gambaran statistik pariwisata Kota Cirebon sepanjang periode pengamatan. Sementara secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnus pada Januari–September 2026 tercatat 2,21 juta perjalanan atau turun 2,79 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025," tutur Samiran.






















