Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Program Green Impact Tanam 5.850 Pohon Endemik di Pulau Jawa

Kota Bandung
3 min read
Program Green Impact Tanam 5.850 Pohon Endemik di Pulau Jawa
Edelweis (instagram.com/mfajar_sprdn)
  • PNM melalui Green Impact menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah, melibatkan komunitas lokal, pengelola kawasan, pemerintah desa, dan instansi terkait.
  • Program yang menjadi bagian Green Impact 7 Summit Attack PNM 2026 menggabungkan pendakian dengan penanaman di lereng gunung, termasuk 1.000 bibit di Gunung Raung.
  • PNM memantau tanaman setiap enam bulan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kondisi lapangan, demi menjaga vegetasi, keanekaragaman hayati, sumber air, serta manfaat bagi masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat dilakukan melalui penghijauan yang melibatkan masyarakat dan pemantauan secara berkala. Penanaman pohon tidak hanya berorientasi pada jumlah bibit, tetapi juga pada keberlangsungan pertumbuhan tanaman dan manfaatnya bagi ekosistem.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli menjalankan inisiatif tersebut lewat Green Impact. Program ini berfokus pada penghijauan, pelestarian vegetasi lokal, dan pemulihan ekosistem dengan melibatkan komunitas lokal, pengelola kawasan, pemerintah desa, serta instansi terkait.

Melalui program tersebut, PNM menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah, yakni Malang, Semarang, Banyuwangi, Magelang, Banjarnegara, Aceh, dan Subang. Jenis tanaman yang ditanam meliputi pinus, cemara, edelweis, anggrek gunung, saninten, puspa, picis atau brasan, dan beringin.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan keberhasilan penghijauan perlu dilihat dari pertumbuhan tanaman dan manfaatnya bagi lingkungan serta masyarakat. Karena itu, pelaksanaan program tidak berhenti pada penanaman, tetapi juga mencakup kerja sama dengan berbagai pihak dan pemantauan secara berkala.

  1. 1. Penanaman pohon melibatkan masyarakat di tujuh wilayah

    Program Green Impact Tanam 5.850 Pohon Endemik di Pulau Jawa (Dok. PNM)
    Program Green Impact Tanam 5.850 Pohon Endemik di Pulau Jawa (Dok. PNM)

    Kindaris menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan tanaman setelah proses penanaman dilakukan. “Penghijauan baru berhasil bila tanaman tumbuh dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, kami memilih jenis tanaman endemik untuk menjaga keberagaman vegetasi lokal, bekerja bersama komunitas, pengelola kawasan, dan pemerintah desa, serta melakukan monitoring secara berkala,” ujar Kindaris.

    Program ini menjadi bagian dari rangkaian Green Impact 7 Summit Attack PNM 2026. Dalam kegiatan tersebut, Insan PNM mendaki sejumlah puncak tertinggi di Indonesia sekaligus melakukan penanaman bibit pohon di lereng gunung yang didatangi. Inisiatif ini menggabungkan kegiatan pendakian dengan aksi pelestarian lingkungan di setiap lokasi.

    Salah satu kegiatan berlangsung di lereng Gunung Raung, tepatnya di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur. Di kawasan tersebut, PNM menanam seribu bibit pohon yang terdiri dari 500 cemara, 200 durian, dan 300 alpukat. Penanaman diharapkan membantu menjaga sumber air alami, mendukung kawasan resapan, serta mempertahankan keseimbangan ekosistem dan habitat flora maupun fauna endemik.

  2. 2. Bibit pohon diharapkan menjaga ekosistem dan sumber air

    Pemandangan sabana Gunung Prau (dok. Pribadi/Stephanie Priyanka)
    Pemandangan sabana Gunung Prau (dok. Pribadi/Stephanie Priyanka)

    Di Banjarnegara, PNM menyalurkan 500 bibit pohon endemik untuk ditanam di kawasan Gunung Prau. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Ceremonial Penanaman Pohon di Basecamp Dwarawati, Desa Dieng Kulon, pada Kamis (22/10/2026). Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjarnegara, Herrina Indri Hastuti, menyebut penanaman pohon berperan dalam menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, menyerap emisi karbon, dan menyediakan oksigen.

    Herrina juga menekankan bahwa dampak penanaman tidak bisa dilihat secara langsung karena membutuhkan waktu beberapa tahun. Oleh sebab itu, perawatan dan pemantauan menjadi bagian penting agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat sesuai tujuan program. Sementara itu, Resya menyampaikan bahwa penyaluran 500 bibit tersebut merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan PNM untuk menjaga lingkungan.

  3. 3. Pemantauan dilakukan setiap enam bulan sekali

    Program Green Impact Tanam 5.850 Pohon Endemik di Pulau Jawa (Dok. PNM)
    Program Green Impact Tanam 5.850 Pohon Endemik di Pulau Jawa (Dok. PNM)

    Untuk memastikan keberlanjutan program, PNM melakukan pemantauan setiap enam bulan di seluruh wilayah penanaman. Pemantauan mencakup perkembangan tanaman dan evaluasi kondisi di lapangan, sehingga pelaksanaan program dapat terus dinilai berdasarkan pertumbuhan bibit serta manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat.

    Selain menjaga tutupan vegetasi dan mendukung keanekaragaman hayati, program Green Impact diharapkan meningkatkan keterlibatan nasabah PNM dan masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Pelibatan tersebut dilakukan melalui kegiatan penanaman bersama komunitas lokal dan pemerintah desa. Dengan pendekatan ini, PNM mendorong penghijauan menjadi upaya bersama yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan menanam pohon.

Related Articles

See More