Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Walkot Farhan Pasrah Rute Bandung-Yogyakarta dari Wings Air Ditutup

Walkot Farhan Pasrah Rute Bandung-Yogyakarta dari Wings Air Ditutup
Penerbangan pesawat Wings Air dari Bandung menuju Yogyakarta. Dok Diskominfo Bandung
Intinya Sih
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menanggapi penutupan rute Wings Air Bandung–Yogyakarta per 31 Maret 2026, menyebut keputusan itu didasari pertimbangan bisnis dan menurunnya minat penerbangan jarak dekat.
  • Pemkot Bandung terus berupaya menjaga konektivitas udara, namun permintaan tinggi justru datang dari luar Jawa seperti Bali, Makassar, dan Medan, sementara rute antarkota di Jawa makin sepi peminat.
  • Farhan menilai Bandara Kertajati akan difokuskan untuk industri strategis nasional, sedangkan Bandara Husein tetap menjadi pusat transportasi utama Jawa Barat guna mendorong pemulihan ekonomi Bandung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tak bisa berbuat banyak usai maskapai penerbangan Wings Air penutup rute penerbangan dari Bandara , Bandung, menuju Bandara Internasional Yogyakarta. Penutupan ini dilakukan per 31 Maret 2026, atau 1,5 bulan berjalan.

"Saya juga prihatin karena bagaimanapun kalau swasta tentu ada perhitungan bisnisnya. Minat masyarakat untuk menggunakan penerbangan baling-baling ke jarak yang sangat dekat memang sudah menurun," kata Farhan, Rabu (1/4/2026).

1. Sudah sangat mengusahakan

WhatsApp Image 2026-02-13 at 10.52.47 AM.jpeg
Penerbangan pesawat Wings Air dari Bandung menuju Yogyakarta. Dok Diskominfo Bandung

Selama ini Pemkot Bandung terus mengupayakan agar seluruh transportasi baik darat maupun udara bisa berjalan maksimal mengangkut masyarakat, termasuk lewat Bandara Husein. Sayangnya memang peminat pesawat dengan rute masih di sekitar Pulau Jawa masih sedikit.

"Ini juga bagian dari upaya kami mendorong, sejak diresmikannya jaringan tol yang sangat baik untuk menuju ke seluruh Pulau Jawa. Bahkan sebelum Bandara Kertajati diaktifkan, penerbangan ke Semarang, Solo, dan Yogyakarta memang sudah sangat rendah," paparnya.

2. Paling memungkinkan ke luar Jawa

WhatsApp Image 2026-02-13 at 10.52.46 AM.jpeg
Penerbangan pesawat Wings Air dari Bandung menuju Yogyakarta. Dok Diskominfo Bandung

Menurutnya, dari data yang ada jumlah penumpang ke Bandung memang masih tinggi dari luar Jawa seperti Bali, Balikpapan, Palembang, Makassar, hingga Medan. Untuk daerah Jawa sendiri hanya Surabaya yang selama ini menjadi favorit.

Dengan minat yang tinggi di luar pulau maka tidak mungkin ketika menggunakan pesawat balik-balik, harus ada pesawat dengan ukuran lebih besar yang selama ini belum mendapatkan izin terbang dari Bandara Husein sesuai aturan Kementerian Perhubungan.

Dia pun tetap berharap ke Kementerian agar bisa membuka jalur-jalur tersebut karena ini bisa meningkatkan juga perekonomian di Kota Bandung dan sekitarnya.

3. Ubah strategi bersama Kertajati

IMG_20250613_161214.jpg
BIJB Kertajati Majalengka (IDN Times/Inin Nastain)

Farhan mengatakan, Bandara Kertajati sekarang memang masih menjadi prioritas pemerintah agar bisa dikembangkan sebagai pusat industri aviasi penerbangan. Namun, informasi yang ada bahwa bandara tersebut ke depannya bakal difokuskan pada sistem pertahanan, industri stratgeis bersama Kementerian Pertahanan, BUMN, dhingga TNI.

Sementara itu, untuk sektor transportasi lokal dan internasional di Jawa Barat, fokusnya tetap di Bandara Husein Sastranegara. Jika itu berjalan makan perekonomian di Bandung dipastikan meningkat.

"Artinya, hingga saat ini dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,29 persen di Kota Bandung, kita sebenarnya belum pulih ke kondisi sebelum COVID-19. Sementara Jawa Barat dan nasional sudah kembali pulih, tetapi kita masih lebih lambat," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More