Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Volume Kendaraan di Jabar Naik Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Volume Kendaraan di Jabar Naik Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
ilustrasi mudik dengan motor (pexels.com/Arif Syuhada)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Volume kendaraan di Jawa Barat meningkat sejak 14 Maret 2026, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Idulfitri dan kondisi lalu lintas masih terpantau aman terkendali.
  • Data Dishub Jabar menunjukkan lonjakan signifikan di jalur arteri Nagreg hingga tol Cipularang dan Padaleunyi, dengan persentase kenaikan kendaraan mencapai lebih dari 20 persen di beberapa ruas.
  • Jumlah penumpang transportasi umum seperti bus dan kereta api turut naik, sementara bandara dan ASDP mencatat penurunan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Volume kendaraan di Jawa Barat mulai mengalami peningkatan jelang puncak arus mudik lebaran yang diprediksi akan terjadi pada H-3 Idulfitri 2026. Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, kenaikan kendaraan terjadi sejak Sabtu (14/3/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, arus mudik di Jawa Barat secara umum terpantau ramai lancar dan aman, meskipun sempat terjadi insiden kecelakaan beruntun di ruas Bandung-Garut serta kendala genangan air di Cileunyi, Sabtu kemarin.

Sementara itu, volume kendaraan di jalur arteri seperti Nagreg mulai menunjukkan peningkatan signifikan mencapai 16.000 unit kendaraan arah Timur, yang didominasi pemudik dengan barang bawaan tambahan dari luar Bandung Raya.

"Itu menandai dimulainya puncak arus mudik Lebaran 2026 secara bertahap namun tetap terkendali," kata Dhani, Senin (16/3/2026).

1. Beberapa ruas jalan tol mengalami peningkatan kendaraan

ilustrasi mudik
ilustrasi mudik (unsplash.com/Carl Kho)

Berdasarkan simpul transportasi, Dhani mengatakan, pada Terminal Tipe A, jumlah total penumpang di tanggal 13 Maret 2026 sebesar 20.633 penumpang. Jumlah itu menandakan adanya kenaikan penumpang sebesar 2.990 dari tanggal sebelumnya atau sebesar 16,95 persen.

"Kemudian pada Terminal Tipe B jumlah total penumpang di hari yang sama sebesar 9.511 penumpang, artinya kenaikan penumpang dengan jumlah 71 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 1,5 persen," ucapnya.

Sementara itu di ruas jalan Tol Bocimi, total kendaraan yang masuk dan keluar sebanyak 25.668 kendaraan dan 25.743 kendaraan. Total kendaraan yang masuk tol Bocimi mengalami peningkatan sebesar 5,65 persen atau 24.292 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan kendaraan yang keluar melewati ruas Tol Bocimi mengalami peningkatan sebesar 4,24 persen atau 24.696 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya.

"Ruas Jalan Tol Cipularang, total kendaraan yang masuk dan keluar pada hari yang sama sebanyak 54.759 kendaraan dan 52.456 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 20,65 persen atau 45.404 kendaraan," kata Dhani.

2. Pemudik juga mulai berdatangan menggunakan kereta api

Ilustrasi mudik. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Ilustrasi mudik. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Kemudian, ruas Tol Cipularang mengalami peningkatan sebesar 7,43 persen atau 48.830 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya. Ruas Jalan Tol Padaleunyi, kendaraan yang masuk dan keluar ada 190.324 kendaraan dan 202.852 kendaraan, jumlah kendaraan yang masuk tol Padaleunyi mengalami peningkatan sebesar 4,6 persen atau 181.959 kendaraan.

"Keluar melewati ruas Tol Padaleunyi mengalami peningkatan sebesar 6,94 persen atau 189.684 kendaraan atau dibandingkan hari sebelumnya," ucap Dhani.

Untuk Kereta Api, jumlah total penumpang Jarak Jauh DAOP I di 13 Maret 2026 sebesar 25.819 penumpang, adanya kenaikan penumpang dengan jumlah 2.884 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 12,57 persen.

"Jumlah total penumpang kereta api Comuter DAOP I tanggal yang sama sebesar 543.500 penumpang, adanya penurunan jumlah penumpang dengan jumlah 52.636 penumpang dari tanggal sebelumnya atau sebesar 8,83 persen," kata Dhani.

Jumlah total penumpang kereta api jarak jauh pada stasiun di wilayah DAOP II juga mencapai 25.287 penumpang, menandakan peningkatan penumpang dengan jumlah 5.664 penumpang dari tanggal sebelumnya atau sebesar 28,86 persen.

3. Bandara masih sepi pemudik

Ilustrasi mudik (IDN Times/Auriga Agustina)
Ilustrasi mudik (IDN Times/Auriga Agustina)

Dhani menambahkan, jumlah total penumpang Bandar Udara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran pada periode yang sama sebesar 26 penumpang, artinya mengalami penurunan penumpang sebanyak delapan orang dari tanggal sebelumnya sebesar 23,53 persen.

"Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, jumlah total sebesar 44 penumpang dan pada hari sebelumnya tidak ada penerbangan. Sedangkan pada Bandara BIJB Kertajati tidak terdapat penerbangan," kata dia.

Untuk jumlah total penumpang ASDP adanya penurunan penumpang dengan jumlah 423 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 40,66 persen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More