Tertimbun Longsor Curug Cileat Subang, Dua Pendaki Ditemukan Meninggal

- Dua pendaki bernama Winda Lianbong dan Alda Apriliani ditemukan meninggal akibat tertimbun longsor di kawasan Curug Cileat, Subang, setelah pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan.
- Operasi pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat dengan dukungan drone thermal dan perlengkapan evakuasi hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.
- Longsor terjadi pada Jumat sore saat hujan deras mengguyur wilayah Cisalak; dari lima pendaki yang ada, dua meninggal dunia sementara tiga lainnya berhasil selamat.
Subang, IDN Times - Dua orang korban bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Curug Cileat, RT 14/RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Jumat (15/5/2026), ditemukan oleh Tim SAR Bandung, dalam kondisi meninggal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal setelah dilakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan dari berbagai instansi dan potensi SAR.
"Pada pukul 07.30 WIB tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan pembagian tugas pencarian. Selanjutnya pukul 08.00 WIB dilakukan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat proses pencarian korban," ujar Ade Dian Permana, Sabtu (16/5/2026).
1. Tim SAR langsung mengevakuasi korban

Korban pertama atas nama Winda Lianbong (20), ditemukan pada pukul 11.23 WIB di koordinat 6°46'37.2"S 107°45'07.7"E. Tidak jauh dari lokasi kejadian, tim kemudian menemukan korban kedua atas nama Alda Apriliani (22).
"Setelah kedua korban berhasil ditemukan, tim SAR gabungan langsung melaksanakan proses evakuasi menuju rumah duka. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi pada pukul 12.59 WIB," kata dia.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup setelah pelaksanaan briefing dan evaluasi pada pukul 13.10 WIB. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, unsur kesehatan, relawan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.
2. Ada tiga orang yang selamat

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah alut pendukung di antaranya kendaraan operasional Basarnas, motor trail, ambulans, palsar mountaineering, drone thermal, alat komunikasi, serta perlengkapan APD personal.
Sebelumnya, dua orang bernama Alda Apriliani, warga Cikampek, Karawang, dan Winda Limbong, warga Kosambi, Karawang, dikabarkan hilang tertimbun longsor di kawasan wisata alam Curug Cileat, Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
3. Longsor diduga terjadi karena intensitas hujan yang tinggi

Berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, peristiwa bencana alam longsor di wilayah tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, di mana wilayah Kecamatan Cisalak dan sekitarnya tengah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.
Saat itu ada sebanyak lima orang rombongan pendaki yang tengah berada di lokasi tersebut. Dari lima orang ini, dia diantaranya dinyatakan hilang sementara tiga lainnya dalam kondisi selamat, yaitu Sinta Bela (28) warga Kosambi Karawang, Sari Nengsih, (25), dan Sulistia (20). Kedua orang terakhir merupakan warga Cikampek Karawang.







![[QUIZ] Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Lewat WhatsApp. Kamu Tim Setuju atau Ribet?](https://image.idntimes.com/post/20250401/whatsapp-image-2025-04-01-at-114016-acf4e7c647ce84dceac623e1ba7b3cfe.jpeg)



![[QUIZ] Setujukah Kamu, Sekolah Maung Jabar Terima Siswa Berprestasi?](https://image.idntimes.com/post/20230908/pexels-emily-ranquist-1205651-511d65780e8dbe0c76295579fde633ca-648b8335988d43a11a46690c62906f75.jpg)





![[QUIZ] Setujukah Kamu, Bangunan di Jabar Gak Boleh Lebih Tinggi dari Gedung Negara?](https://image.idntimes.com/post/20230402/idn-cwg-3-min-c1a262077cafb8468b51e35731704659-22e8d73e0ab4e7c8fcd68d23fdbfd9b7.jpg)

