Longsor Tutup Tol Bocimi KM 72, Akses Lumpuh Total Sore Ini!

- Material longsor menutup total akses Tol Bocimi KM 72 di Parungkuda, Sukabumi, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu sore.
- Petugas gabungan dari PT Trans Jabar Tol dan kepolisian dikerahkan untuk membersihkan material longsor, sementara jalur ditutup penuh demi keamanan pengguna jalan.
- Pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke jalur arteri Parungkuda–Cicurug hingga kondisi dinyatakan aman.
Sukabumi, IDN Times - Material longsor menutup akses di Kilometer 72, tepatnya di exit Tol Parungkuda (Boncimi), Kabupaten Sukabumi, Rabu (6/5/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi tersebut tidak dapat dilintasi kendaraan.
Peristiwa itu terjadi usai wilayah Kabupaten Sukabumi diguyur hujan deras pada hari ini dan beberapa hari ke belakang. Material longsor yang mayoritas berupa tanah merah dan vegetasi dari atas tebing ambrol dan meluap hingga ke jalur utama. Longsor itu terjadi pada jalur yang mengarah dari gerbang tol Parungkuda menuju arah Bogor dan Jakarta.
1. Tutup badan jalan, bahayakan pengendara

Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Sukabumi, Ipda Sandi Praja, mengatakan longsoran material menimbun badan jalan tol sehingga membahayakan pengguna jalan.
“Arus lalu lintas tidak bisa dilintasi kendaraan dikarenakan terjadi material longsor yang menimbun ke jalan tol,” kata Sandi.
2. Petugas lakukan pembersihan, jalan ditutup total

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT), Abdul Hakim Supriyadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut petugas gabungan sudah diterjunkan untuk mengevakuasi material longsor.
Selama proses pembersihan dan sterilisasi berlangsung, jalur dari arah Parungkuda menuju Ciambar Jaya ditutup total hingga kondisi dinyatakan aman.
“Terjadi longsoran dari lereng atas ke jalur utama di KM 72 arah Parungkuda menuju Ciambar Jaya. Saat ini petugas sedang melakukan pembersihan,” kata Abdul.
3. Rekayasa lalin, pengendara dialihkan ke Jalur Arteri

Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Sukabumi, Ipda Sandi Praja, mengatakan pihaknya langsung melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Proses penanganan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Pengendara diimbau menggunakan jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat cuaca ekstrem masih terjadi di wilayah tersebut.
“Kendaraan dari Parungkuda yang akan menuju ke Bogor bisa melintasi jalur arteri Parungkuda-Cicurug dan masuk kembali ke tol melalui Exit Cigombong,” tutupnya.
















