Daya Group Hidupkan Budaya Inovasi Lewat Festival Improvement 2026

- Daya Group dan DAM menggelar Festival Improvement 2026 sebagai ajang tahunan untuk menampilkan ide, evaluasi hasil perbaikan, serta merayakan inovasi dari seluruh karyawan.
- Kompetisi difokuskan pada delapan kategori utama yang mendorong lahirnya ide-ide baru demi peningkatan kualitas proses, efisiensi operasional, dan keberlanjutan bisnis perusahaan.
- Tema Innovate, Elevate, Dominate menegaskan komitmen perusahaan menjadikan inovasi sebagai budaya kerja berkelanjutan yang membentuk standar dan semangat kolaboratif di masa depan.
Bandung, IDN Times - Daya Group bersama Daya Adicipta Motora (DAM) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya inovasi di lingkungan kerja melalui Festival Improvement 2026. Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi karyawan untuk menampilkan gagasan, mengukur hasil perbaikan, sekaligus merayakan inovasi yang lahir dari proses kerja sehari-hari.
Mengusung tema Innovate, Elevate, Dominate, Festival Improvement 2026 bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi forum yang mempertemukan ide, evaluasi, dan apresiasi dalam satu panggung bersama. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran kolektif agar semangat continuous improvement terus tumbuh di seluruh lini organisasi.
Corporate Secretary Daya Group Anwar Joesoef mengatakan, setiap proses perbaikan yang dilakukan karyawan memiliki nilai penting dalam membentuk budaya kerja yang lebih adaptif dan progresif.
“Setiap proses perbaikan, setiap inisiatif, hingga kontribusi dari berbagai pihak menjadi bagian dari perjalanan yang kemudian dihadirkan dalam satu panggung apresiasi yang menyeluruh,” ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya, Rabu(6/5/2026).
1. Jadi panggung ide dan inovasi karyawan

Festival Improvement 2026 digelar pada 30 April 2026 di Medium Ballroom, Graha R.A. Rachmat, Jakarta. Tahun ini, acara dikemas lebih ekspresif dengan dress code bertema karakter film yang memberi nuansa berbeda sejak awal acara dimulai.
Di balik konsep yang lebih segar, Festival Improvement tetap berfokus pada tujuan utamanya sebagai wadah apresiasi atas beragam inisiatif improvement dan inovasi yang lahir dari berbagai fungsi kerja. Forum ini juga menjadi sarana benchmark internal agar setiap unit kerja bisa saling belajar dari praktik terbaik yang telah dijalankan.
Melalui ajang ini, Daya Group dan DAM ingin memastikan bahwa inovasi tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi budaya kerja yang terukur, aplikatif, dan berdampak nyata bagi perusahaan.
2. Delapan kategori jadi tolok ukur budaya improvement

Dalam Festival Improvement 2026, kompetisi difokuskan pada delapan kategori utama yang mewakili beragam pendekatan dalam perbaikan berkelanjutan. Kedelapan kategori tersebut meliputi INTEKS, QCC 2.0, QCP, Design Thinking, QWP, PPS 2.0, SS, dan Support Operation.
Setiap kategori dirancang untuk mendorong lahirnya ide-ide baru yang tidak hanya relevan secara konsep, tetapi juga mampu diterapkan dalam proses kerja sehari-hari. Mulai dari peningkatan kualitas proses, efisiensi operasional, hingga penguatan sistem pendukung kerja, seluruhnya diarahkan untuk memperkuat kinerja bisnis secara berkelanjutan.
Meski hadir dengan pendekatan berbeda, seluruh kategori memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan inovasi tumbuh dari kebutuhan nyata dan memberi dampak langsung terhadap kualitas kerja maupun keberlanjutan usaha.
3. Inovasi dirayakan sebagai budaya kerja masa depan

Tema Innovate, Elevate, Dominate yang diangkat tahun ini selaras dengan pesan President Letter DAM 2026, yang menekankan pentingnya keberanian menciptakan terobosan sekaligus menjaga kualitas improvement secara konsisten.
Semangat itu diterjemahkan melalui konsep acara bertema The Grand Premiere of Excellence Improvement, yang terinspirasi dari dunia perfilman. Seperti proses produksi film yang melalui tahap ide, produksi, evaluasi, hingga penyempurnaan, setiap improvement di perusahaan juga dipandang sebagai proses panjang yang harus diuji sebelum memberi dampak nyata.
Pendekatan ini menegaskan bahwa setiap karya yang ditampilkan dalam Festival Improvement bukan hanya hasil akhir, tetapi juga representasi dari proses berpikir, kolaborasi, dan pembelajaran yang melatarbelakanginya.
“Setiap improvement yang dilakukan hari ini adalah langkah yang membentuk standar kerja di masa depan. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari cara kita bekerja,” kata Anwar.
Melalui Festival Improvement 2026, Daya Group dan Daya Adicipta Motora ingin menegaskan bahwa inovasi bukan agenda sesaat, melainkan fondasi penting untuk menjaga daya saing dan membangun standar kerja yang lebih baik di masa depan.
















