Tol Bocimi KM 72 Dibuka Lagi, Tebing Longsor Kini Ditutup Terpal

- Tol Bocimi KM 72 kembali dibuka setelah longsor dibersihkan, arus kendaraan dari Sukabumi ke Jakarta sudah normal meski masih ada pembatas jalan di beberapa titik.
- PT Trans Jabar Tol memastikan jalur utama aman dilintasi sejak dini hari, sementara penanganan permanen di area lereng masih dalam tahap kajian ahli.
- Pengelola tol mengimbau pengendara tetap waspada karena potensi longsor susulan masih ada, dengan alat berat dan pembatas jalan tetap disiagakan di lokasi.
Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi dua kembali bisa dilalui kendaraan setelah sempat lumpuh akibat longsor yang menutup badan jalan di KM 72, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (6/5/2026) sore.
Pantauan di lokasi menunjukkan arus kendaraan dari arah Sukabumi menuju Jakarta/Bogor mulai bergerak normal. Kendaraan roda empat hingga truk sumbu tiga tampak melintas, meski masih ada pembatas jalan di sebagian titik.
1. Arus kendaraan mulai lancar, alat berat tetap disiagakan

Material longsor yang sebelumnya menutup badan jalan kini sudah dibersihkan. Tebing di sekitar lokasi longsor juga telah ditutup menggunakan terpal guna mencegah pergerakan tanah.
Meski begitu, sejumlah langkah antisipasi masih dilakukan. Water barrier dipasang di sebagian badan jalan, sementara satu unit excavator tetap disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kondisi darurat.
2. Tol kembali dibuka, penanganan lanjutan masih berjalan

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT), Abdul Hakim Supriyadi memastikan jalur utama sudah aman dilintasi sejak dini hari. Ia menyebut pembukaan kembali tol dilakukan sekitar pukul 02.30 WIB oleh pihak kepolisian.
“Sudah resmi dibuka seluruhnya dan kedua arah semalam pukul 02.30 WIB oleh kepolisian. Kondisi mainroad di titik longsor sudah aman,” ujar Abdul, Kamis (7/5/2026).
Ia menambahkan, penanganan di area lereng masih terus dilakukan dan belum sepenuhnya rampung.
“Untuk penanganan lanjutan di lereng masih on progress. Penanganan permanennya masih on review expert,” katanya.
3. Pengendara diimbau tetap waspada

Pihak pengelola tol tetap mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Hal ini mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi.
“Untuk pengamanan saat ini di titik lokasi masih ada pembatas jalan (water barrier) dan alat berat standby,” tuturnya.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta memahami adanya gangguan kenyamanan akibat kejadian tersebut. “Diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati bagi pengguna jalan, serta mohon maaf atas gangguan kenyamanan akibat peristiwa longsor kemarin,” katanya.

















