Persib Siap Hadapi Persija Setelah Venue Dipindah ke Samarinda

- Ribuan Bobotoh memadati Stadion GBLA untuk memberi semangat kepada Persib Bandung jelang laga kontra Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026.
- I.League resmi memindahkan venue pertandingan Persija vs Persib dari Jakarta International Stadium ke Stadion Segiri, Samarinda, pada 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
- Manajemen Persib menegaskan dukungan penuh terhadap keputusan operator liga, menekankan profesionalisme tim, serta mengajak Bobotoh menjaga sportivitas dan ketertiban selama kompetisi berlangsung.
Bandung, IDN Times - Sekitar ribuan lebih Bobotoh mulai mendatangi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Kamis (7/5/2026). Mereka datang lengkap membawa atribut bendera serta spanduk dukungan untuk tim Persib Bandung.
Kedatangan Bobotoh ke Stadion GBLA ini didasari sebagai bentuk pemberian semangat bagi tim Pangeran Biru yang akan menjalani pertandingan kontra Persija Jakarta dalam BRI Super League 2025/2026, pada Minggu (10/5/2026).
Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, masa dari Bobotoh mulai berdatangan sejak pukul 08:00 WIB. Mereka kemudian masuk ke Gerbang Buru Stadion GBLA tepat pada pukul 08.42 WIB.
1. Persib menghormati keputusan pemindahan venue pertandingan

Meski begitu, para Bobotoh belum bisa memasuki area dalam stadion karena skuad Persib Bandung tengah berlatih untuk menghadapi liga lawan Persija. Sembari menunggu selesai sesi latihan, para Bobotoh pun terus mengumandangkan chant.
Seperti diketahui, I.League menyesuaikan venue pertandingan Persija Jakarta kontra Persib. Hal ini tertuang dalam Circular #55 tentang Penyesuaian Venue Kompetisi BRI Super League 2025/26 yang diterbitkan I.League pada 6 Mei 2026.
Dalam circular tersebut dijelaskan bahwa pertandingan Persija Jakarta vs Persib yang semula dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium, Jakarta, dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
2. Persib pastikan tidak pernah intervensi soal tempat pertandingan

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa timnya menghargai seluruh keputusan yang telah ditetapkan operator kompetisi bersama stakeholder terkait demi kelancaran penyelenggaraan kompetisi.
"Persib menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh I.League terkait penyesuaian venue pertandingan. Kami memahami keputusan tersebut diambil melalui koordinasi bersama berbagai pihak dan mempertimbangkan kepentingan kompetisi secara menyeluruh," ujar Adhitia.
Dia juga menegaskan bahwa dalam proses penetapan keputusan tersebut, Persib tidak pernah melakukan intervensi apa pun terhadap operator kompetisi.
"Sebagai klub profesional, Persib senantiasa menghormati kewenangan operator liga dalam mengambil keputusan terkait kompetisi. Kami tidak pernah mengintervensi proses maupun keputusan yang menjadi otoritas operator liga," tegasnya.
3. Persib siap bertanding di tempat mana pun

Menurutnya, Persib selalu siap bertanding di stadion mana pun dan akan senantiasa menghormati seluruh regulasi yang telah ditetapkan operator kompetisi.
"Bagi Persib, pertandingan adalah bagian dari profesionalisme. Kami selalu siap bertanding di stadion mana pun dan akan selalu menghormati serta menaati seluruh regulasi maupun keputusan yang ditetapkan operator liga," lanjutnya.
Adhitia menambahkan, fokus utama Persib saat ini adalah menjaga kesiapan tim agar dapat tampil maksimal dalam pertandingan mendatang.
"Kami ingin memastikan seluruh persiapan tim berjalan dengan baik agar PERSIB dapat tampil optimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas," katanya.
4. Persib yakin Bobotoh sudah semakin dewasa

Adhitia juga mengajak seluruh bobotoh untuk terus memberikan dukungan positif kepada tim dengan tetap menjaga ketertiban dan suasana sepak bola yang kondusif.
"Kami percaya bobotoh selalu mampu menunjukkan dukungan yang dewasa, positif, dan penuh kecintaan terhadap klub. Dukungan tersebut tentunya menjadi energi penting bagi tim dalam menjalani setiap pertandingan," ujarnya.
Selain itu, ia berharap pertandingan Persija kontra Persib dapat berlangsung aman, lancar, dan menjadi momentum positif bagi sepak bola Indonesia.
"Rivalitas dalam sepak bola merupakan bagian dari dinamika kompetisi. Namun yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga semangat sportivitas, rasa saling menghormati, dan menjadikan sepak bola sebagai ruang pemersatu," kata Adhitia.
















