Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KDM Beri Nama Taman Gedung Sate Jadi Pasanggrahan Pancarasa

Kota Bandung
KDM Beri Nama Taman Gedung Sate Jadi Pasanggrahan Pancarasa
Wajah baru Gedung Sate di era kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil
  • Revitalisasi taman Gedung Sate di Bandung rampung dan resmi dibuka untuk masyarakat dengan nama baru Pasanggrahan Pancarasa.
  • KDM menjelaskan nama tersebut melambangkan lima indera, sementara pasanggrahan bermakna tempat berkumpul yang memiliki nilai sejarah.
  • Warga diminta menjaga fasilitas dan tidak menginjak rumput; KDM juga mengapresiasi kritik serta meminta maaf atas penutupan jalan saat upacara 17 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Revitalisasi kawasan taman Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, telah rampung dan resmi dibuka untuk masyarakat. Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai pelataran Gedung Sate tersebut kini diberi nama Pasanggrahan Pancarasa.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM mengatakan, Pasanggrahan Pancarasa memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan lima indera manusia.

"Pasanggrahan Pancarasa. Pancarasa, kita ini punya lima rasa. Punya mata harus melihat, punya telinga harus mendengar, punya hidung harus menghisap, punya lidah harus berucap, punya hati harus ikhlas," kata KDM, Selasa (18/8/2026).

  1. 1. Taman baru ini sudah dibuka untuk umum

    IMG_20260818_105517.jpg
    Wajah baru Gedung Sate di era kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

    Menurut dia, istilah pasanggrahan merujuk pada tempat berkumpul. Pada masa lalu, kawasan tersebut menjadi tempat berkumpul masyarakat dengan menggunakan kuda dari berbagai daerah kerajaan.

    "Pasanggrahan itu tempat berkumpul, alun-alun. Dulu berkumpulnya di Pasanggrahan itu orang pakai kuda daerah kerajaan," ujarnya.

    KDM mengatakan, kawasan yang telah ditata tersebut kini sudah dibuka dan dapat digunakan masyarakat. Namun, dia mengingatkan warga untuk menjaga fasilitas dan tidak menginjak rumput yang baru ditata.

    "Dibuka, sudah dibuka. Ini dibuka per hari ini, tapi rumputnya jangan diinjak," katanya.

  2. 2. Revitalisasi sempat menjadi pro kontra

    IMG_20260818_105225.jpg
    Wajah baru Gedung Sate di era kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

    Penataan kawasan tersebut mendapat beragam respons dari masyarakat. KDM mengaku telah mengapresiasi seluruh tanggapan warga, baik yang memberikan dukungan maupun kritik terhadap hasil revitalisasi di mana sebelumnya juga turut muncul pro dan kontra.

    "Ya hatur nuhun. Saya juga mengucapkan terima kasih bukan hanya yang merespons positif, pada yang mengkritik pun saya mengucapkan terima kasih," ujarnya.

  3. 3. KDM juga menyampaikan permohonan maaf karena proses pengerjaan sempat mengganggu lalu lintas

    IMG-20260817-WA0017.jpg
    Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

    Dalam kesempatan tersebut, KDM juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan di sekitar Gedung Sate yang aktivitasnya terdampak penutupan jalan saat pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan upacara penurunan bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026.

    "Saya menyampaikan ucapan permohonan maaf pada seluruh pengguna jalan di sekitar Gedung Sate pada hari kemarin mengalami penutupan karena kegiatan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI dan upacara penurunan bendera merah putih," kata KDM.

    Dia memahami penutupan akses tersebut dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, kebijakan itu dilakukan untuk mendukung pelaksanaan rangkaian upacara sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga yang hadir di kawasan Gedung Sate atau Pasanggrahan Pancarasa.

    "Pasti ada yang merasa terganggu aktivitasnya, kami menyampaikan permohonan maaf dan semua dilakukan demi kenyamanan seluruh warga yang hadir di areal halaman Gedung Sate atau Pasanggrahan Pancarasa," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More