Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan tracking keluarga daripada siswa Secapa AD yang dinyatakan positif COVID-19. Tracking dilakukan lantaran tugas penanganan penanggulangan COVID-19 di luar kompleks Secapa AD masuk dalam kewenangan Pemprov Jabar.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, penanganan klaster Secapa AD dilakukan langsung oleh TNI AD. Adapun kewenangan di luar Secapa AD langsung ada di Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung.
"Kita akan tracking keluarga, testing kepada kontak di luar kompleks menjadi tanggung jawab Pemprov dan Pemkot. Kami sudah lapor ke Pak Doni Monardo, (Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Nasional)" ujar pria yang akrab dipanggil Emil di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Jumat (10/7).
