Bandung, IDN Times - Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat mengalami kenaikan pada Oktober 2026. Meski menjadi indikasi membaiknya daya tukar petani, kenaikan biaya produksi masih menjadi tantangan bagi pelaku sektor pertanian di daerah.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat NTP Oktober 2026 mencapai 121,91 atau meningkat 1,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) yang menguat 1,14 persen menjadi 126,56.
Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan penguatan NTP tersebut didorong kenaikan harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga yang harus mereka bayarkan.
"Penguatan ini didorong oleh kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 1,34 persen yang melampaui kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,20 persen," ujar Margaretha, dikutip Selasa (3/11/2026).