Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil
Founder Hagya Coffee and Roostery sekaligus pengurus Yayasan Matahati Luar Biasa, Handy Santika mengatakan, keterlibatan penyandang disabilitas di kafenya berangkat dari persoalan yang kerap dihadapi setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, banyak penyandang disabilitas yang sudah mendapatkan pendidikan dan pelatihan, tetapi masih kesulitan menemukan tempat untuk mengembangkan kemampuan maupun mendapatkan pekerjaan.
"Permasalahan disabilitas itu, setelah mereka lulus sekolah, mereka mau ke mana?" ujar Hady.
Berangkat dari persoalan tersebut, ia mencoba membuka kesempatan kerja melalui Hagya Coffee Roostery. Sebelum bekerja, para calon pekerja menjalani masa magang selama satu bulan untuk melihat kemampuan dan potensi masing-masing.
Hasil evaluasi selama magang kemudian menjadi pertimbangan untuk memberikan kontrak kerja part-time selama tiga bulan. Namun, sejumlah pekerja yang bergabung sejak awal masih bertahan hingga hampir satu tahun.
"Ada lima penyandang disabilitas yang bekerja part-time. Empat di antaranya telah memiliki kontrak kerja, sementara satu pekerja lainnya bertugas di bagian dapur dan merupakan penyandang tunarungu," ujarnya.
Selain pekerja yang sudah bergabung, ada sekitar enam penyandang disabilitas yang baru mulai menjalani proses magang. Hady mengakui, proses adaptasi pada awalnya tidak selalu mudah. Karena itu, ia sempat mendapatkan pendampingan dari Persatuan Orang Tua dan Anak dengan Down Syndrome (POTADS) untuk memahami cara berkomunikasi dan berinteraksi dengan pekerja.
"Awalnya memang agak sulit, karena belum tahu, belum bisa beradaptasi. Makanya ada pendampingan dulu dari POTADS. Dikasih tahu caranya beradaptasi dengan mereka. Tapi itu hanya berlangsung satu minggu," katanya.
Setelah proses pendampingan, para pekerja mulai terbiasa dengan lingkungan kerja. Hady juga menerapkan pendekatan yang lebih santai melalui humor dan apresiasi agar mereka tetap percaya diri.
"Ternyata ada beberapa trik pendekatan harus difun-kan, harus humor, dan harus diapresiasi agar tetap semangat," ujarnya.