Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perampokan Sadis Indramayu, Istri Diculik-Mobil Dibakar

Kab. Indramayu
3 min read
Perampokan Sadis Indramayu, Istri Diculik-Mobil Dibakar
Rumah mewah milik Komariyah di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, dipasangi garis polisi setelah menjadi lokasi perampokan dan dugaan penculikan, Senin (2/11/2026). (Istimewa)
  • Perampokan di rumah Komariyah di Desa Kalianyar, Indramayu, diduga berujung penculikan dan kekerasan; rumah ditemukan berantakan dengan bercak darah.

  • Pelaku diduga membawa uang ratusan juta rupiah, emas sekitar setengah kilogram, serta Mitsubishi Xpander keluarga yang kemudian ditemukan terbakar di Desa Cikawung.

  • Jenazah perempuan ditemukan di dalam mobil terbakar, namun identitasnya belum dikonfirmasi resmi; Polres Indramayu menyelidiki dugaan perampokan dan penculikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Indramayu, IDN Times-  Perampokan di sebuah rumah mewah terjadi di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berujung penculikan pemilik rumah, Senin (2/11/2026).

Komariyah (45), penghuni rumah tersebut, diduga menjadi korban kekerasan sebelum dibawa kabur pelaku bersama sejumlah barang berharga milik keluarganya.

Kasus ini mengundang perhatian setelah sebuah mobil Mitsubishi Xpander putih ditemukan dalam kondisi terbakar di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Indramayu, pada Selasa (3/11/2026).

Di dalam kendaraan tersebut ditemukan jenazah perempuan yang diduga berkaitan dengan peristiwa perampokan.

Suami korban, Dudung Badrun, meyakini mobil yang terbakar merupakan kendaraan milik keluarganya. Ia juga menduga jenazah perempuan yang ditemukan di dalamnya adalah istrinya.

Namun, hingga Selasa, keluarga belum menerima konfirmasi resmi dari kepolisian mengenai identitas jenazah tersebut.

“Iya betul, mobil yang terbakar di Cikawung itu mobil kami, berikut juga korban yang ditemukan di situ. Namun dari polisi belum memberikan informasi resmi kepada kami, tapi harapan kami semoga Hj Komariah selamat,” ujar Dudung.

  1. 1. Rumah berantakan, darah berceceran

    b2beb980-2efb-46e4-9b08-41501887c503.jpeg
    Rumah mewah milik Komariyah di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, dipasangi garis polisi setelah menjadi lokasi perampokan dan dugaan penculikan, Senin (2/11/2026). (Istimewa)

    Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (3/11/2026), rumah Komariyah telah dipasangi garis polisi. Sementara itu, rumah keluarga besar korban dipadati warga yang datang untuk memberikan dukungan kepada keluarga.

    Dudung menuturkan, peristiwa tersebut diperkirakan berlangsung ketika Komariyah berada sendirian di rumah. Pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB, istrinya sempat meminta uang Rp3,5 juta untuk berbelanja ke Cirebon bersama teman-temannya.

    Sekira pukul 06.00 WIB, anak bungsu mereka berangkat sekolah. Dua jam kemudian, Dudung menyusul berangkat kerja. Saat meninggalkan rumah, ia masih melihat istrinya duduk santai di teras sambil menunggu kedatangan teman-temannya.

    “Kemudian jam 06.00 WIB, anak saya yang bungsu pergi ke sekolah, dan jam 08.00 WIB saya pergi kerja, sedangkan istri saya waktu itu sedang siap-siap menunggu temannya,” kata Dudung.

    Kecurigaan keluarga mulai muncul sekitar pukul 14.00 WIB ketika anak bungsu mereka pulang sekolah.

    Saat itu, rumah dalam keadaan terkunci dengan seluruh gorden tertutup. Kondisi tersebut dinilai tidak lazim karena Komariyah biasanya membiarkan gorden rumah terbuka pada siang hari.

    “Itu rumah dalam keadaan dikunci. Biasanya rumah itu hordengnya tidak tertutup tapi siang itu hordeng tertutup dan rumah dikunci, kuncinya tidak ada,” ujarnya.

    Anak bungsunya sempat menunggu kepulangan sang ibu di teras rumah hingga sore hari. Namun, sampai waktu magrib, Komariyah tidak kunjung kembali.

    Anak tersebut kemudian mendatangi rumah paman dan bibinya untuk menanyakan keberadaan ibunya. Setelah mendapat kabar itu, Dudung meminta keluarga membongkar rumah sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

    Kecurigaan keluarga semakin menguat setelah rumah berhasil dibuka. Kondisinya berantakan, sejumlah lemari telah dibongkar, dan bercak darah ditemukan di beberapa bagian rumah.

    “Setelah dibongkar, kenyataannya seperti itu. Rumah dalam kondisi berantakan, ada banyak bercak darah, dan kondisi lemari dibongkar,” tutur Dudung.

  2. 2. Uang ratusan juta dan emas raib

    (Ilustrasi perampokan) IDN Times
    (Ilustrasi perampokan) IDN Times

    Selain membawa Komariyah, pelaku diduga menggasak sejumlah harta benda milik keluarga.

    Barang yang dilaporkan hilang meliputi uang tunai senilai ratusan juta rupiah, perhiasan emas dengan perkiraan berat mencapai setengah kilogram, serta satu unit Mitsubishi Xpander putih.

    Dudung mengatakan seluruh barang tersebut sudah tidak ditemukan ketika keluarga memeriksa kondisi rumah. “Itu sudah raib semua,” katanya.

    Keluarga kemudian menerima kabar mengenai penemuan mobil Xpander putih yang terbakar di wilayah Cijati, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, pada Selasa pagi.

  3. 3. Polisi selidik dugaan perampokan dan penculikan

    Ilustrasi perampokan mobil (IDN Times/istimewa)
    Ilustrasi perampokan mobil (IDN Times/istimewa)

    Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan adanya peristiwa perampokan yang disertai dugaan penculikan terhadap pemilik rumah di Desa Kalianyar.

    Menurut Tarno, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

    “Iya benar, saat ini kami terus bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” ujar Tarno.

Related Articles

See More