Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Wisatawan Padati Jalur Lembang

- Libur panjang Kenaikan Isa Almasih 3–5 April 2026 membuat jalur wisata Bandung Raya, terutama menuju Lembang, dipadati kendaraan sejak Sabtu siang.
- Dishub Jawa Barat berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan, termasuk kemungkinan penerapan sistem satu arah bila arus kendaraan terlalu padat.
- Polrestabes dan Dishub Kota Bandung menyiagakan ratusan personel di titik rawan seperti GT Pasteur, Ledeng, Dago, serta pusat perbelanjaan guna menjaga kelancaran lalu lintas.
Bandung, IDN Times - Wilayah Bandung Raya dipastikan akan dipadati oleh para wisatawan di libur panjang kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus 3-5 April 2026. Sejumlah jalur menuju objek wisata terpantau sudah mengalami kepadatan kendaraan pada Sabtu (4/4/2026).
Salah satunya jalur menuju kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang mana kepadatan menuju lokasi tersebut tepatnya di persimpangan Jalan Setiabudi (Terminal Ledeng)-Sersan Bajuri, Kota Bandung, terpantau ramai sejak pukul 12:00 WIB.
Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Edwin Hidayat mengatakan, peningkatan volume kendaraan tersebut sudah terlihat sejak pukul 10.00 Wib pagi tadi.
"Dari jam 10 ke atas tadi, itu sudah mulai padat," katanya saat ditemui di lokasi.
1. Polisi siap mengurai lalu lintas jika terjadi kemacetan serius

Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas jika terjadinya kemacetan serius, Dishub akan berkoordinasi dengan kepolisian. Sebab, potensi peningkatan arus kendaraan akan terjadi selama libur panjang akhir pekan ini.
"Untuk rekayasa lalin, biasanya kami selalu ada koordinasi dengan petugas kepolisian. Namun biasanya kami selalu menerapkan one way kalau sudah terjadi kepadatan yang terlalu parah," ungkapnya.
Adapun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung turut menyiagakan personel untuk menghadapi libur panjang ini. Sebanyak 200 personel dipastikan akan melakukan pengamanan di beberapa titik guna mengurai terjadinya kemacetan.
Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif mengatakan, seluruh personel dipastikan sudah siap untuk menertibkan arus lalu lintas jika terjadinya kemacetan dalam momentum libur panjang nasional bertepatan dengan kenaikan Yesus Kristus ini.
"Dari jajaran Satuan Lalu Lintas sudah menyiapkan beberapa langkah langkah, terutama terkait dengan kekuatan kami siapkan, kurang lebih 200 personel lebih yang akan kami sebar ke seluruh titik-titik rawan yang ada di kota Bandung ini," kata Hudi saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
2. Beberapa titik kemacetan dijaga polisi

Adapun titik kemacetan yang sudah dipetakan, kata Hudi, yakni di pintu masuk dan keluar Kota Bandung, seperti di GT Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon Gede Bage. Di lokasi tersebut nantinya akan dilakukan penjagaan dengan maksimal karena potensi terjadinya kemacetan.
"Untuk titik-titik lain, seperti pusat perbelanjaan, seperti mal-mal besar, baik itu di PVJ, Paskal, dan juga jalur-jalur yang menuju ke tempat wisata, seperti simpang lampu merah di Ledeng dan juga daerah Dago, juga kerap terjadi kepadatan," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kata Hudi, polisi melihat situasi dan kondisi di jalanan Kota Bandung. Jika terdapat kepadatan, polisi pun sudah menyiapkan beberapa cara bertindak mulai dari rekayasa lalulintas sampai dengan buka tutup jalan.
3. Dishub Kota Bandung pastikan akan ada lonjakan wisatawan

Sementara itu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan langkah antisipatif dengan menerjunkan ratusan personel ke berbagai titik strategis.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan libur panjang yang berlangsung selama tiga hari berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama dari luar kota yang masuk ke Bandung.
"Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS," kata Rasdian.



















