Layu Sebelum Berkembang, Wings Air Tutup Penerbangan Bandung-Yogya

- Wings Air resmi menghentikan penerbangan rute Bandung–Yogyakarta mulai pekan ini karena minimnya penumpang, dengan rata-rata kurang dari 30 orang per hari.
- Pihak Lion Air Group mengonfirmasi bahwa penghentian layanan tersebut bersifat sementara, dan pemesanan tiket di aplikasi daring sudah tidak tersedia.
- Pemerintah Kota Bandung berharap Bandara Husein Sastranegara bisa kembali ramai dengan pembukaan ulang hingga 11 rute domestik dan tiga rute internasional seperti sebelum pandemi.
Bandung, IDN Times - Penerbangan pesawat yang mengantarkan masyarakat dari Kota Bandung dari Bandara Husein Sastranegara menuju Bandara International Airport (YIA), Yogyakarta, dipastikan sudah tidak beroperasi mulai pekan ini. Tidak ada jadwal penerbangan yang seharusnya dilakukan maskapai Wings Air tersebut.
Dari pantauan IDN Times, Selasa (31/3/2026), suasana Bandara Husein kembali lengang. Sangat sedikit aktivitas di bandara tersebut di mana sebelumnya ada penerbangan dari Bandung menuju Yogyakarta setiap harinya. Penerbangan terakhir ke Bandara Husein dilakukan pada hari terakhir arus balik Lebaran 2026.
Rute Bandung–Yogyakarta sebelumnya dilayani dengan pesawat tipe ATR 72-500 dengan kode penerbangan IW 1812 yang berangkat pukul 11.05 WIB dan tiba pukul 12.35 WIB, sedangkan rute Yogyakarta–Bandung dengan kode penerbangan IW 1811 dengan jadwal keberangkatan pukul 13.00 WIB dan tiba pukul 14.25 WIB.
Namun, hari ini pada jam penerbangan tidak ada pesawat yang lepas landas. Sejumlah pegawai Wings Air pun tidak berada di tempat yang biasanya mengarahkan penumpang berangkat ke Yogyakarta.
1. Penerbangan ditutup karena sepi penumpang

IDN Times pun coba mendatangi salah satu tempat penjualan tiket penerbangan milik Lion Grup. Salah satu petugas yang enggan disebut namanya menyebut bahwa per hari ini memang sudah tidak penerbangan ke Yogyakarta.
Hal tersebut karena sedikitnya peminat penerbangan sehingga perusahaan harus meniadakannya dulu. "Sehari kurang dari 30 orang," ungkapnya.
Dia pun tidak bisa memastikan kapan penerbangan rute tersebut bisa kembali dibuka. "Ya doakan saja secepatnya," katanya.
2. Rute ini ditutup sementara

Dari aplikasi Traveloka, pemesanan tiket penerbangan ini pun sudah tidak bisa diakses. Dari informasi yang dihimpun penerbangan terakhir ke Bandara Husein ada ketika masa arus balik Lebaran.
Corporate Communications Strategic at PT Lion Air, Danang Mandala Prihantono membenarkanya mengenai ditutupnya penerbangan dari Bandung ke Yogyakarta menggunakan Wings Air.
"Izin, status tutup sementara," singkatnya.
Ketika ditanya apakah seluruh rute penerbangan Wings Air dari Bandara Husein ditutup, Danang belum memberikan penjelasan.
3. Digadang-gadang bisa hidupkan kembali Bandara Husein Sastranegara

Penerbangan dari Bandung menuju Yogyakarta sangat digembar-gembor oleh Pemkot Bandung. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, sebelumnya mengatakan bahwa rute pesawat ini menjadi jawaban atas permintaan masyarakat yang terus meningkat untuk kembali terbang dari pusat Kota Bandung.
Pada saat peresmian, sejumlah pejabat bahkan ikut serta meramaikan. Bahkan penerbangan perdana tersebut mengangkut 22 penumpang untuk merasakan langsung rute tersebut.
Penerbangan ini akan berlangsung setiap hari. Mudah-mudahan ini menjadi lanjutan dari kemampuan kita menangkap permintaan masyarakat yang makin tinggi untuk terbang dari Husein Sastranegara ke berbagai tujuan di Indonesia,” ujar Farhan saat peresmian, Rabu (11/2/2026).
4. Ingin kembalikan 11 rute penerbangan

Farhan mengungkapkan Bandara Husein memiliki potensi besar karena pada 2019 jumlah penumpang mencapai 3,8 juta orang per tahun, termasuk sekitar 800 ribu penumpang internasional.
Ia menyebut jumlah penumpang per bulan pada 2025 masih sekitar 4.000 orang sehingga Pemkot Bandung menargetkan peningkatan signifikan melalui pembukaan rute bertahap.
“Potensi sebesar itu harus kita kembalikan. Saat ini, jumlah penumpang per bulan pada 2025 kemarin masih sekitar 4.000 orang. Artinya, kita masih punya pekerjaan besar untuk mengejar peningkatan signifikan,” ujarnya.
Farhan menyatakan pembukaan rute baru akan bergantung pada keputusan operator penerbangan dan perizinan dari Kementerian Perhubungan, namun Pemkot Bandung berharap rute lama dapat kembali dibuka.
“Harapannya seperti dulu lagi. Ada rute ke Medan, Palembang, Lampung, seluruh Jawa, Bali, Balikpapan, hingga Sulawesi Selatan. Dulu ada 11 destinasi domestik dan tiga internasional, yakni Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor,” ucap Farhan.
















