Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kronologi Munculnya Kopdes Merah Putih di Stone Garden Bandung Barat
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di bangun di area Stone Garden yang merupakan geowisata, Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Dok. Istimewa
  • Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Gunung Masigit, Bandung Barat, viral karena dibangun di area geowisata Stone Garden yang dianggap jauh dari akses warga.
  • Kepala Desa Tarkopa menjelaskan lokasi KDMP berada di bawah Gunung Masigit dan dipilih oleh PT Agrinas Pangan Nusantara setelah menilai lima usulan lahan desa.
  • Camat Cipatat menyebut lahan parkir Stone Garden dipilih karena satu-satunya tanah kas desa yang memenuhi syarat luas dan datar untuk pembangunan KDMP.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
6 Juli 2026

Camat Cipatat, Herman Permadi menjelaskan bahwa lokasi parkir Stone Garden dipilih untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih karena Desa Gunung Masigit tidak memiliki tanah kas desa lain yang memenuhi syarat.

7 Juli 2026

Kepala Desa Gunung Masigit, Tarkopa, membeberkan kronologi pemilihan lokasi KDMP di area Stone Garden dan menegaskan bahwa bangunan tidak berada di atas gunung melainkan di bawahnya serta hampir selesai dibangun.

kini

Pembangunan Kopdes Merah Putih di Stone Garden hampir rampung dan diharapkan segera beroperasi untuk mendukung UMKM serta bekerja sama dengan pengelola wisata setempat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di area geowisata Stone Garden, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, yang menjadi sorotan publik karena lokasinya berada di kawasan wisata alam.
  • Who?
    Kepala Desa Gunung Masigit Tarkopa, PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana program pemerintah, serta Camat Cipatat Herman Permadi yang memberikan penjelasan terkait pemilihan lokasi.
  • Where?
    Pembangunan dilakukan di area parkir Stone Garden, tepatnya di bawah Gunung Masigit, wilayah Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
  • When?
    Keterangan disampaikan oleh Kepala Desa pada Selasa, 7 Juli 2026, dan oleh Camat Cipatat pada Senin, 6 Juli 2026. Progres pembangunan disebut hampir selesai saat ini.
  • Why?
    Lokasi dipilih karena merupakan satu-satunya tanah kas desa yang memenuhi syarat luas dan kondisi datar sesuai ketentuan program KDMP dari pemerintah pusat.
  • How?
    Pemerintah desa mengusulkan lima lokasi kepada PT Agrinas; setelah pengecekan teknis, Stone Garden dinilai paling ideal. Pembangunan dilakukan tanpa mengganggu area parkir dan direncanakan mendukung UMKM lokal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada bangunan baru namanya Kopdes Merah Putih di Stone Garden, Bandung Barat. Tempat itu dipilih karena tanah desa cuma ada di sana. Pak Kades Tarkopa bilang bangunannya tidak di atas gunung tapi di bawahnya, dekat parkiran. Sekarang hampir selesai dibangun dan nanti bisa bantu warung dan usaha kecil di sekitar situ.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di kawasan Stone Garden menunjukkan upaya pemerintah desa dan pihak terkait untuk memanfaatkan lahan desa secara optimal sesuai ketentuan program. Proses pemilihan lokasi dilakukan dengan pertimbangan matang agar tidak mengganggu area wisata, sekaligus membuka peluang bagi koperasi ini untuk mendukung UMKM dan kolaborasi dengan pengelola pariwisata setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) viral di media sosial, karena lokasinya berada di area geowisata Stone Garden. Tempatnya pun cukup jauh dari akses masyarakat sekitar.

Area geowisata Stone Garden ini merupakan gunung kapur, dan gedung KDMP tersebut berada di area parkir kendaraan objek wisata tersebut. Kepala Desa Gunung Masigit, Tarkopa membeberkan kronologi mengapa akhirnya dibangun Kopdes di area geowisata ini.

Dia mengklaim, lokasi Kopdes ini sebenarnya tidak berada di wilayah gunung kapur, melainkan di bawahnya. Selama proses pembangunan pun, kata dia, tidak menggangu area parkir kendaraan.

"Posisinya di bawah Gunung Masigit, di lapang parkir Stone Garden. Dan pembangunan itu tidak mengganggu lapang parkir karena memang diatur jangan sampai posisinya ada di tengah-tengah. Ke permukiman juga tidak terlalu jauh," ungkap Tarkopa, Selasa (7/7/2026).

1. Dari lima usulan hanya kawasan Stone Garden yang disetujui PT Agrinas

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di bangun di area Stone Garden yang merupakan geowisata, Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Dok. Istimewa

Sebelum akhirnya dipilih sebagai tempat KDMP, Tarkopa menjelaskan, pihaknya sudah terlebih dahulu mengusulkan beberapa lokasi yang bisa dijadikan kopdes merah putih ke PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai penanggung jawab program Presiden Prabowo ini.

Total ada lima bidang tanah carik desa yang diusulkan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara. Adapun lima lokasi ini yaitu, kawasan Stone Garden, Liung Gunung, Cigintung, Cihalimun, dan Cicalada.

"Saya tunjukkan ada beberapa titik carik desa. Di antaranya Stone Garden di RW 9 Girimulya, kemudian Liung Gunung, Cigintung, Cihalimun, dan Cicalada. Setelah dilakukan pengecekan oleh PT Agrinas, yang dianggap paling ideal ya lokasi di Stone Garden," ujar Tarkopa.

2. Bantah lokasinya di atas gunung

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di bangun di area Stone Garden yang merupakan geowisata, Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Dok. Istimewa

Setelah dilakukan pengusulan, PT Agrinas Pangan Nusantara yang merupakan perusahaan pelat merah ini memilih kawasan Stone Garden untuk dibangun KDMP. Tarkopa mengatakan, pemerintah desa mau tidak mau menyetujui karena lahan tersebut yang dinilai layak dan sesuai ketentuan.

"Jadi pemerintah desa hanya sampai ke situ. Secara jujur itu tidak di atas gunung. Di bawah, di antara Gunung Masigit dan Stone Garden," kata Tarkopa.

Dia memastikan, bangunan Kopdes itu saat ini progresnya sudah hampir selesai dan nantinya bisa segera beroperasi. Tarkopa juga berharap koperasi ini bisa membantu UMKM sekitar.

"Harapan saya nantinya bisa berkolaborasi dengan pihak Pokdarwis karena Stone Garden itu dikelola oleh Pokdarwis. Nanti warung-warung yang ada di kawasan wisata bisa disuplai oleh Kopdes," jelasnya.

3. Keputusan lokasi tanggungjawab pemerintah pusat

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di bangun di area Stone Garden yang merupakan geowisata, Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Dok. Istimewa

Sementara, Camat Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Herman Permadi mengatakan, lokasi area parkir Stone Garden ini dipilih karena memang Desa Gunung Masigit tidak memiliki lahan lainnya. Sehingga, sesuai aturan program tersebut, dibangun di area tersebut.

"Jadi begini. Aturannya kan KDMP itu harus dibangun di tanah desa, yaitu tanah kas desa. Tidak bisa di tanah yang lain. Nah, di Gunung Masigit sudah tidak punya tanah kas desa lagi selain yang ada di dekat Stone Garden, yang selama ini dipakai sebagai lahan parkir," ujar Herman saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Berdasarkan data yang diketahuinya, salah satu syarat lokasi KDMP ini selain harus di tanah desa, luasnya wajib 1.000 meter persegi.

"Akhirnya dipilih lokasi yang memang tersedia, datar, dan memenuhi syarat. Sebenarnya kami juga mencoba mengusulkan lokasi lain. Pak Kades juga berupaya mencari alternatif, tetapi tidak diterima karena lokasinya miring. Yang diminta harus lahan yang datar," katanya.

Lebih lanjut, mengenai jumlah penduduk di Desa Gunung Masigit, Herman mengatakan total ada sekitar 22 ribu jiwa yang mana penduduknya tersebar di beberapa RW, dan tidak terkumpul di satu lokasi. Adapun total untuk KDMP di wilayah Cipatat ditargetkan ada di semua desa.

"Kami memiliki 12 desa. Rencananya setiap desa ada satu KDP, jadi total 12. Namun yang lahannya sudah tersedia baru Gunung Masigit, Kertajaya, Cipatat, Ciaruamekar, dan Nyalindung. Jadi baru lima desa," kata Herman.

"Yang lain masih terkendala karena tidak memiliki tanah kas desa. Misalnya Rajamandala sudah tidak punya tanah kas desa, begitu juga Mandalamukti. Jadi kami masih kebingungan mencari lahannya," sambungnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article