Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Wagub Jabar Buka Suara soal Usulan Ganti Nama Provinsi Sunda

Wagub Jabar Buka Suara soal Usulan Ganti Nama Provinsi Sunda
Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan (Humas/Pemprov Jabar)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menanggapi santai wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda dan meminta masyarakat tidak bereaksi berlebihan.
  • DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa pembahasan pergantian nama masih pada tahap awal, hanya sebatas menindaklanjuti aspirasi tokoh dan akademisi Sunda tanpa keputusan final.
  • Ketua DPRD Buky Wibawa meluruskan kesalahpahaman publik bahwa DPRD belum menyetujui perubahan nama, melainkan baru menyetujui untuk membahas usulan tersebut secara akademik dan sosiologis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan tidak mempersoalkan mengenai rencana pergantian nama Provinsi Jabar menjadi Provinsi Sunda. Dia pun meminta agar masyarakat tidak merespons berlebihan soal rencana tersebut.

Menurut Erwan, wacana ini masih dilakukan pembahasan oleh DPRD Provinsi Jabar, dan tahapannya pun panjang tidak bisa langsung berganti nama dalam beberapa tahun ke depan. Sehingga, dia meminta agar masyarakat tidak merespons berlebihan.

"Kami berproses saja, silakan nanti masyarakat menilai sendiri bagaimana tanggapan-tanggapannya. Ini kan masih proses, jadi kami tidak perlu menanggapi terlalu berlebihan," ujar Erwan, Selasa (7/7/2026).

1. Erwan serahkan keputusan ini pada Dedi Mulyadi

IMG-20250630-WA0055.jpg
Wagub Erwan Setiawan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Erwan mendorong agar masyarakat turut mengawal apa yang sedang saat ini dilakukan oleh Pemprov Jabar dan DPRD Jawa Barat dalam membahas wacana tersebut. Terlebih, keputusan dari pemerintah provinsi pun nantinya akan disampaikan langsung oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

"Nanti kita ikuti saja. Itu kan sepenuhnya ada pada Pak Gubernur, saya tidak bisa memberikan tanggapan yang melebihi kapasitas saya sebagai wakil," ujarnya.

2. DPRD Jabar benarkan wacana tersebut masuk dalam kajian

IMG-20260105-WA0027.jpg
(Humas/DPRD Jabar)

Sebelumnya, Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa membenarkan adanya wacana pergantian nama yang diusulkan oleh tokoh dan akademisi Sunda. Namun dia meluruskan, wacana tersebut masih dalam pembahasan. Dia pun belum belum membaca sepenuhnya kajian akademik usulan tersebut.

"Banyak yang menangkap bahwa DPRD ini setuju. Menurut saya tingkatannya belum. Setuju itu dalam artian setuju untuk dibahas, bukan setuju untuk diganti. Nah itu salahnya di situ. Orang-orang kan berpikirnya 'oh DPRD setuju diganti', sehingga jadi ramai," kata Buky.

3. DPRD Jabar belum menyetujui sepenuhnya rencana ini

IMG-20260105-WA0028.jpg
(Humas/DPRD Jabar)

Karena usulan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat, DPRD Provinsi Jawa Barat, kata Buky turut menindaklanjuti dan mengkaji apakah hal tersebut bisa kemudian dilakukan pergantian nama atau tidak.

"Padahal posisinya itu DPRD setuju untuk membahas aspirasi yang disampaikan oleh beberapa tokoh atau elemen masyarakat terkait keinginan mengganti nama Provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Dia mengungkapkan, pembahasan usulan tersebut masih berada pada tahap awal. Bahkan dirinya mengaku belum mempelajari naskah akademik yang disusun tim pengusul.

"Saya belum membaca naskah akademik yang disodorkan oleh tim yang menggagas itu. Tapi memang bagi saya pribadi, yang harus diselesaikan seandainya mau mengarah ke pergantian adalah masalah sosiologis," katanya.

Sebagai informasi, wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda ini sudah sempat ramai pada 2013, 2015 dan 2020. Rencana tersebut kembali mengemuka ke publik setelah sejumlah akademisi, budayawan dan sejarawan Sunda melakukan audiensi bersama Komisi 1 DPRD Jabar, di Ruang Komisi 1, Kamis (2/7/2026).

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More