Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hubungan Farhan-Erwin Retak? Wagub Jabar: Jangan Korbankan Kota Bandung

Hubungan Farhan-Erwin Retak? Wagub Jabar: Jangan Korbankan Kota Bandung
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan menyoroti keretakan hubungan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakilnya Erwin, meminta keduanya duduk bersama menyelesaikan masalah pembagian kerja.
  • Erwan mengingatkan agar ego pribadi tidak mengorbankan kepentingan masyarakat, serta mendorong seluruh kepala daerah di Jawa Barat menjaga keharmonisan demi pelayanan publik.
  • Pemprov Jabar siap memediasi jika konflik Farhan-Erwin tak terselesaikan, meski Erwan berharap keduanya bisa menyelesaikannya secara dewasa tanpa intervensi pemerintah provinsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan memberikan komentar soal keretakan hubungan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dengan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin yang kini tengah menjadi perhatian publik.

Menurut Erwan, wali kota dan wakil wali kota merupakan pasangan dan tidak bisa dilepaskan satu sama lain. Dia pun meminta agar keduanya bisa duduk bersama dan menyampaikan hal apa saja yang sekiranya mengganjal, terutama soal pembagian porsi kerja.

"Saya berharap ini segera diselesaikan, duduk bersama, seperti komitmen pada awal pencalonan. Ngobrol, duduk berdua. Pemerintahan itu satu paket, mereka juga terpilih bersama. Tidak bisa berjalan masing-masing," ujar Erwan, Selasa (7/7/2026).

1. Minta keduanya menurunkan ego masing-masing

IMG-20250630-WA0054.jpg
Wagub Jabar Erwan Setiawan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Erwan pun mendorong agar Farhan dan Erwin bisa menurunkan ego masing-masing dan lebih mementingkan kepentingan masyarakat. Hal ini juga, kata dia, berlaku bagi seluruh kepala daerah yang ada di Jawa Barat, tidak hanya Pemkot Bandung.

"Tidak bisa mengorbankan kepentingan masyarakat hanya karena ego pribadi. Oleh karena itu, mari kita hilangkan ego pribadi dan ego golongan demi masyarakat Kota Bandung, dan daerah lainnya," kata dia.

"Semua kepala daerah dan wakil kepala daerah juga harus duduk bersama dan menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin," ucapnya.

2. Pemprov Jabar siap memediasi jika keduanya belum islah

IMG-20250630-WA0055.jpg
Wagub Erwan Setiawan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Mengenai akan ada upaya dari Pemprov Jabar untuk memediasi kedua pejabat tersebut, Erwan enggan berbicara lebih jauh karena dia menilai hal ini bisa diselesaikan keduanya tanpa harus dilakukan mediasi oleh Pemprov Jabar.

Kendati begitu, Pemprov Jabar siap mengambil langkah tersebut jika dalam perjalanannya memang masih belum ada solusi.

"Mereka sudah dewasa. Kalau bisa menyelesaikan sendiri, kenapa harus dimediasi? Tapi kalau memang sudah sampai pada permasalahan yang lebih mendalam dan sulit diselesaikan sendiri, ya kita akan mediasi," ujarnya.

3. Berawal dari curhatan Erwin yang jarang dilibatkan kegiatan kepemerintahan

IMG_20260707_095709.jpg
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sebelumnya, keretakan antar kedua pasangan wali kota Bandung dan wakil wali kota Bandung ini diungkapkan langsung oleh Erwin. Dia mengaku jarang dilibatkan dalam pembahasan program strategis Pemerintah Kota Bandung. Curhatan ini ia sampaikan di Balai Kota Bandung, Senin 6 Juli 2026.

Menurut dia, selama ini ia jarang dilibatkan dalam membahas berbagai seperti program kerja maupun pembahasan APBD.

"Terus terang saja selama ini saya tidak pernah diajak oleh Wali Kota (Muhammad Farhan) mulai dari pembahasan anggaran, perubahan anggaran, APBD, program kerja Kota Bandung, maupun rotasi dan mutasi. Saya belum pernah diajak," ujar Erwin ditemui di Balaikota Bandung, Senin (6/7/2026).

Sementara itu Farhan menegaskan komunikasi tetap berjalan baik, sementara Erwin mengaku baru kali ini kembali diundang dalam agenda bersama dan berharap bisa segera berdiskusi langsung dengan wali kota.

"Baik-baik saja, mengobrol lah. Tadi kan datang ikut pelantikan juga, aman. Hubungan tidak pernah beku, jadi selalu cair," kata Farhan.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More