Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jalan Rusak Ditanami Pisang, Pemkab KBB: Diperbaiki Tahun ini

Jalan Rusak Ditanami Pisang, Pemkab KBB: Diperbaiki Tahun ini
(Bangkit Rizki/IDN Times)
Share Article

Bandung Barat, IDN Times - Pemkab Bandung Barat membantah melakukan pembiaran terhadap kerusakan Jalan Raya Mekarsari yang ditanami pohon pisang. Jalan yang tepat berada di depan gerbang Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat dijanjikan diperbaiki tahun 2024.

Jalan yang rusak itu tepatnya berada di Kampung Kiarapayung  RT 04 RW 03, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah. Warga yang kesal karena jalan rusak itu tak kunjung diperbaiki pemerintah akhirnya melakukan aksi protes dengan menanam sejumlah pohon pisang.

"Insyaallah bakal kita perbaiki secara permanen. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera dilaksanakan," kata Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Asep Indra Gumilar saat dikonfirmasi, Jumat (19/4/2024).

1. Anggaran Rp450 juta diperbaiki

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Dia mengatakan ruas Jalan Raya Mekarsari di depan Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat yang akan diperbaiki hanya sepanjang 150 meter saja. Rencananya dana perbaikan jalan ini akan memakai dana sebesar Rp450 juta dari seumber belanja tidak terduga (BTT) yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KBB tahun 2024.

"Menggunakan BTT. Hasil perhitungan dana yang dibutuhkan sebesar Rp450 juta," ucapnya.

2. Anggaran bersumber dari BTT

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Asep menjelaskan sambil menunggu perbaikan permanen bersumber dari dana BTT, pihaknya bakal merenovasi sementara kerusakan jalan dengan menambal jalan berlubang. Harapannya, supaya tak ada lagi pengguna jalan terlibat kecelakaan.

"Sambil menunggu perbaikan permanen, kami siapkan pengerjaan perbaikan sementara, insyaallah hari atau besok dikerjakan," ujarnya.

Dirinya mengklaim penyebab jalan yang rusak tak kunjung diperbaiki itu dikarenakan pihaknya harus menyesuaikan dengan skala prioritas. "Kita juga menyesuaikan dengan anggaran, karena kan untuk program perbaikan jalan itu ada prioritasnya dan ini jadi atensi tahun ini," katanya.

3. Warga tanam pohon pisang di jalan rusak

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Asep menjelaskan sambil menunggu perbaikan permanen bersumber dari dana BTT, pihaknya bakal merenovasi sementara kerusakan jalan dengan menambal jalan berlubang. Harapannya, supaya tak ada lagi pengguna jalan terlibat kecelakaan.

"Sambil menunggu perbaikan permanen, kami siapkan pengerjaan perbaikan sementara, insyaallah hari atau besok dikerjakan," ujarnya.

Dirinya mengklaim penyebab jalan yang rusak tak kunjung diperbaiki itu dikarenakan pihaknya harus menyesuaikan dengan skala prioritas. "Kita juga menyesuaikan dengan anggaran, karena kan untuk program perbaikan jalan itu ada prioritasnya dan ini jadi atensi tahun ini," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ferry Rizki
EditorFerry Rizki

Latest News Jawa Barat

See More

Terminal Cicaheum Bakal Jadi Depo BRT, 60 Bus Pindah ke Leuwipanjang

28 Mei 2026, 16:22 WIBNews