Bandung, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat mengklaim penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Jabar lebih minim kasus kecelakaan. Namun kepadatan kendaraan tidak dipungkiri tetap terjadi salam periode tersebut.
Berdasarkan hasil evaluasi Dishub Jabar, total pergerakan kendaraan selama periode angkutan Idulfitri tercatat mencapai 12,5 juta lebih di sepuluh titik pantau utama. Ada tiga titik yang mengalami peningkatan volume kendaraan.
Pertama terjadi di Tanjung Pura, Bekasi 1.950.700 kendaraan, disusul Gadog, Bogor 1.758.526 kendaraan dan Nagreg, Kabupaten Bandung 1.701.245 kendaraan. Mayoritas kendaraan banyak dari roda dua.
"Kondisi lalu lintas selama periode angkutan Lebaran secara umum terpantau ramai lancar dan terkendali, dengan dinamika peningkatan menjelang puncak arus mudik dan arus balik," ujar Kepala Dishub Jawa Barat, Dhani Gumelar, Kamis (2/3/2026).
