Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dedi Mulyadi Tata Kota Bandung, Farhan Bilang Sudah Koordinasi

Dedi Mulyadi Tata Kota Bandung, Farhan Bilang Sudah Koordinasi
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan penertiban bangunan liar oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sudah melalui koordinasi dan kesepakatan bersama antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat.
  • Penertiban difokuskan pada area milik pemerintah provinsi seperti Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Taman Eyckman, dengan tujuan memperindah kota serta mengedukasi warga agar membongkar bangunan liar secara sukarela.
  • Pemkot Bandung juga menata kawasan Cicadas untuk proyek BRT Bandung Raya, menawarkan relokasi pedagang ke Bandung Trade Mall, serta merencanakan penertiban lanjutan di Sukajadi dan Astana Anyar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan merasa tidak keberangkatan dengan langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang melakukan banyak pembongkaran di wilayahnya. Dia memastikan, hal itu memang sempat dikoordinasikan terlebih dahulu.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan penertiban bangunan liar di beberapa titik Kota Bandung, seperti di sekitar Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), dan terbaru di Taman Eyckman, Sukajadi.

"Itu sudah kesepakatan dengan Pak Gubernur sejak sebulan yang lalu, Pak Gubernur sudah meminta kami untuk menyampaikan bangunan wilayah dengan bangunan liar yang mana saja yang beliau akan bantu untuk dibongkar," kata Farhan, Kamis (14/5/2026).

1. Farhan sebut sudah ada kesepakatan dengan Pemprov Jabar

WhatsApp Image 2026-04-25 at 18.05.19.jpeg
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Istimewa

Dalam koordinasi tersebut, Farhan menyampaikan, Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar bersepakat penataan dan penertiban dilakukan di beberapa gedung-gedung milik pemerintah provinsi, termasuk salah satunya yaitu Monju yang beberapa waktu kemarin turut ditata dengan membongkar kios-kios PKL.

"Jadi akhirnya kami sepakat bahwa yang akan dibongkar adalah bangunan liar yang berada di seputaran kantor milik pemerintah provinsi dulu Itu yang pertama gitu, ini yang memang sudah dilakukan," katanya.

Farhan merasa, langkah ini juga merupakan kepedulian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperindah wajah Ibu Kota. Sementara, Pemkot Bandung terus melakukan edukasi para PKL agar tidak berjualan di tempat yang sudah dilarang.

"Saya berterima kasih sekali atas kepedulian dan bantuan dari pemerintah Provinsi Jabar dalam melakukan penertiban ini. Pada saat bersamaan, kami juga melakukan edukasi kepada para warga yang masih punya bangunan liar agar secara sukarela melakukan pembongkarannya sendiri," tuturnya.

2. Farhan mengakui jika membongkar kios ilegal tidak mudah

IMG-20260303-WA0020.jpg
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Dok Diskominfo

Disinggung mengenai permintaan Dedi Mulyadi agar Pemkot Bandung membereskan kios-kios di Jalan Cicadas, Farhan mengatakan, penertiban di kawasan tersebut saat ini masih berjalan, karena hal ini berkaitan dengan pembangunan jalur untuk Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Farhan berterus terang, penertiban di kawasan Cicadas ini tidak mudah, karena dulunya kios itu dibangun oleh Pemkot Bandung pada saat kepemimpinan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

"Iya kan sedang dibereskan oleh kami. Karena gini, kami kan sedang membangun BRT, tapi kan dari awal sudah ada penolakan, maka kita ngobrol dulu yuk, kenapa memang agak sulit itu yang membangunnya dulu adalah pemerintah kota," kata dia.

3. Ada beberapa kawasan lainnya yang akan dibongkar Pemkot Bandung

IMG_20260420_084144.jpg
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Meski begitu, Farhan memastikan, sudah ada beberapa lokasi pedagang yang dibongkar oleh Pemkot Bandung, dan nantinya akan terus berlanjut menyesuaikan dengan proyek BRT yang kini masih berjalan.

"Jadi ya kami juga harus bongkar, kami bongkar satu-satu, saya sudah berpesan juga kepada para camat, lurah di kewilayahan, Satpol PP. Untuk melakukan pembinaan dan pembongkaran, sedangkan pembinaan usahanya nanti oleh dinas KUKM," kata dia.

Pemkot Bandung menawarkan agar para pedagang di Cicadas ini pindah ke pusat perbelanjaan Bandung Trade Mall (BTM). Namun, ada biaya sewa tidak bisa gratis.

"Kalau relokasi kan kami tawarkan untuk menyewa di pasar, kan ada beberapa titik pasar di sana, terutama BTM. BTM itu masih kosong, masih bisa dimanfaatkan," ucapnya.

Lebih lanjut, Farhan mengatakan, ada beberapa tempat PKL lainnya yang akan turut ditertibkan dalam beberapa waktu ke depan. Seperti di dekat dengan pusat perkotaan, area Sukajadi.

"Sukajadi, itu perlu ditertibkan juga Kemudian Astana Anyar. Astana Anyar kan sudah kami bereskan mulai dari Jalan Inggit Garnasih dulu. Jalan Inggit Garnasih sudah bersih maka kami akan bicara nanti dengan para pedagang yang ada di Astana Anyar, Panjunan sampai Pajagalan," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More