Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BI Jabar Sebut Ekonomi Syariah Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

BI Jabar Sebut Ekonomi Syariah Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
BI Jabar Sebut Ekonomi Syariah Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru. Dok Istimewa
Intinya Sih
  • Bank Indonesia Jawa Barat menilai ekonomi dan keuangan syariah berpotensi menjadi sumber pertumbuhan baru dengan dukungan ekosistem halal dan populasi muslim yang besar.
  • BI Jabar menggelar West Java Sharia Economic Festival 2026 untuk meningkatkan literasi ekonomi syariah melalui edukasi, pameran UMKM halal, serta kolaborasi lintas sektor.
  • Dalam Tabligh Akbar, masyarakat diajak mengelola keuangan secara halal dengan menjauhi riba dan pinjaman online demi membangun keluarga sejahtera sesuai prinsip maqashid syariah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN TimesBank Indonesia (BI) Jawa Barat menilai ekonomi dan keuangan syariah berpotensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di provinsi ini. Meski memiliki basis masyarakat muslim yang besar dan ekosistem halal yang terus berkembang, tingkat literasi ekonomi syariah dinilai masih perlu ditingkatkan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, mengatakan pengembangan ekonomi syariah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membangun sistem ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

"Sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia memiliki komitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru," ujar Junanto dalam Tabligh Akbar rangkaian Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat–West Java Sharia Economic Festival (WJSEF) 2026 di Masjid Trans Studio Bandung, Minggu (28/6/2026).

1. Jabar dinilai punya modal besar menjadi pusat ekonomi halal

WhatsApp Image 2026-06-28 at 13.24.29.jpeg
BI Jabar Sebut Ekonomi Syariah Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru. Dok Istimewa

Menurut Junanto, Jawa Barat memiliki peluang besar menjadi salah satu episentrum pengembangan ekonomi halal nasional. Potensi tersebut didukung oleh besarnya jumlah penduduk muslim, berkembangnya UMKM halal, industri fesyen muslim, kuliner halal, pesantren, hingga sektor pariwisata ramah muslim.

Secara nasional, sektor Halal Value Chain (HVC) disebut telah menyumbang sekitar 27,34 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara belanja konsumen muslim dunia juga terus meningkat dan diproyeksikan mencapai USD3,56 triliun pada 2029.

Meski demikian, tingkat literasi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia pada 2025 baru mencapai 50,18 persen sehingga edukasi kepada masyarakat masih perlu diperkuat.

2. BI dorong literasi lewat edukasi hingga penguatan UMKM halal

WhatsApp Image 2026-04-24 at 06.30.59 (1).jpeg
UMKM camilan dari Kota Bandung, Rasa Juara, sukses menjual produk secara online dan offline. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, BI Jawa Barat menggelar berbagai kegiatan edukasi melalui rangkaian West Java Sharia Economic Festival (WJSEF) 2026. Selain Tabligh Akbar, kegiatan tersebut juga diisi forum ekonomi syariah, kompetisi bertema halal, pameran UMKM syariah, layanan perbankan syariah, hingga program wakaf.

Junanto mengatakan penguatan ekonomi syariah membutuhkan kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, hingga tokoh masyarakat agar dampaknya bisa dirasakan lebih luas.

3. Masyarakat diajak menjauhi riba hingga pinjaman online

WhatsApp Image 2026-06-28 at 13.24.32 (1).jpeg
BI Jabar Sebut Ekonomi Syariah Berpotensi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru. Dok Istimewa

Dalam kegiatan tersebut, penceramah Ustadz Hilman Fauzi mengajak masyarakat membangun keluarga yang sejahtera melalui pengelolaan rezeki yang halal dan penuh keberkahan.

Ia mengingatkan pentingnya menghindari praktik riba, pinjaman online, paylater, maupun transaksi yang masih bersifat syubhat.

"Pengelolaan keuangan keluarga sebaiknya didasarkan pada kebutuhan, kebermanfaatan, serta prinsip maqashid syariah," paparnya.

Tabligh Akbar itu dihadiri sekitar 3.000 jamaah dari berbagai majelis taklim dan masyarakat Bandung Raya. BI Jawa Barat berharap penguatan literasi ekonomi syariah dapat mendorong lahirnya ekosistem halal yang lebih kuat sekaligus membantu UMKM syariah naik kelas serta mendukung visi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More