Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana memperpanjang status siaga kebencanaan dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini dilakukan karena kondisi cuaca yang belum menentu dan berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.
Status siaga kebencanaan ini sebelumnya sudah ditetapkan sejak 2025 dan akan berakhir pada 30 April 2026. Sekda Provinsi Jabar, Herman Suryatman mengatakan, penerapan kembali status itu masih dalam tahap kajian.
"Nanti kita lihat yang jelas kita selalu waspada bencana, Jabar Provinsi rawan bencana jadi kami imbau 27 kabupaten kota kepada warga masyarakat harus selalu siaga," ujar Herman, Rabu (29/4/2026).
