Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan di Jawa Barat

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan di Jawa Barat
ilustrasi hujan lebat (unsplash.com/ Aditya Nara)
Intinya Sih
  • BMKG Bandung memprediksi hujan sedang hingga lebat masih mendominasi Jawa Barat sepekan ke depan akibat dinamika atmosfer aktif seperti suhu laut hangat dan gelombang Rossby Ekuatorial.
  • Hujan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Jawa Barat, mulai dari Bekasi, Bogor, Bandung Raya, hingga Priangan Timur dan Pantura sepanjang awal hingga akhir pekan.
  • BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan angin kencang serta rutin memantau informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG sebelum beraktivitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Cuaca di Jawa Barat dalam sepekan ke depan diprediksi masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan kondisi ini dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer yang masih aktif.

“Dalam sepekan ke depan, masih terdapat dinamika atmosfer yang mendukung peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan, faktor pemicunya antara lain suhu muka laut yang relatif hangat di perairan Indonesia bagian barat, potensi terbentuknya belokan angin di sekitar Jawa Barat, hingga aktifnya gelombang atmosfer tipe Rossby Ekuatorial pada awal hingga pertengahan pekan. Kondisi labilitas atmosfer juga masih bervariasi dari ringan hingga kuat yang mendukung pembentukan awan hujan.

1. Faktor atmosfer bikin hujan masih intens

Hujan
Ilustrasi hujan di Bali (IDN Times/Ayu Afria)

Sejumlah dinamika atmosfer masih aktif dan berkontribusi pada peningkatan curah hujan di Jawa Barat. Di antaranya suhu muka laut yang hangat di perairan Indonesia bagian barat, serta potensi terbentuknya belokan angin di sekitar wilayah Jabar.

Selain itu, gelombang atmosfer tipe Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di awal hingga pertengahan pekan. Ditambah kondisi labilitas atmosfer yang bervariasi dari ringan hingga kuat, sehingga mendukung terbentuknya awan konvektif penyebab hujan.

2. Hampir seluruh wilayah Jabar berpotensi diguyur hujan

Ilustrasi hujan
Ilustrasi hujan (IDN Times/ Arief Rahmat)

Pada awal pekan, Senin (30/3/2026), hujan berpotensi terjadi di banyak wilayah seperti Kabupaten dan Kota Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, hingga Bandung Raya, Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran.

Potensi hujan masih berlanjut hingga pertengahan pekan, terutama di wilayah Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, hingga kawasan Priangan Timur dan sebagian Pantura.

Memasuki akhir pekan, hujan kembali meluas ke sejumlah daerah seperti Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Majalengka, Kuningan, hingga Pangandaran.

3. Waspada bencana, cek cuaca sebelum beraktivitas

Ilustrasi bencana
Ilustrasi bencana (Pexels.com/Pok Rie)

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang.

"Masyarakat diminta tetap tenang namun siaga, mengenali potensi risiko di lingkungan sekitar, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah jika terjadi kondisi darurat," ungkapnya.

Selain itu, penting untuk merencanakan aktivitas dengan lebih matang, terutama perjalanan darat, laut, maupun udara. Informasi cuaca terkini bisa diakses melalui aplikasi InfoBMKG agar tetap update dengan kondisi terbaru.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More