Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
20 Penyandang Disabilitas Ikut Seleksi UTBK-SNBP di ISBI Bandung
Ruang ujian UTBK-SNBP di Kampus ISBI Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Sebanyak 20 penyandang disabilitas mengikuti seleksi UTBK-SNBT 2026 di ISBI Bandung dengan fasilitas dan peralatan yang disiapkan khusus untuk mendukung kebutuhan mereka.
  • Pihak kampus menyediakan ruang ujian terpisah sesuai jenis disabilitas, termasuk peserta tuna rungu, tunadaksa, pengguna kursi roda, hingga peserta yang mengerjakan ujian dengan kaki.
  • Panitia melakukan verifikasi ketat terhadap peserta disabilitas guna mencegah kecurangan, sementara total peserta UTBK-SNBT di ISBI Bandung mencapai 8.247 orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
21 April 2026

Sebanyak 20 penyandang disabilitas mengikuti seleksi UTBK-SNBT 2026 di ISBI Bandung. Ketua pelaksana Indra Ridwan memastikan seluruh fasilitas dan peralatan pendukung telah disiapkan.

21–30 April 2026

UTBK-SNBT 2026 di ISBI Bandung berlangsung dengan dua sesi setiap hari. Sebagian peserta juga mengikuti ujian di Universitas Teknologi Bandung (UTB).

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua puluh penyandang disabilitas mengikuti seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 yang dilaksanakan di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.
  • Who?
    Peserta ujian terdiri dari 20 penyandang disabilitas, dengan pelaksanaan dipimpin oleh Ketua Pelaksana UTBK-SNBT ISBI Bandung Indra Ridwan dan Koordinator Pelaksana Redhiana Langen Tresna.
  • Where?
    Kegiatan seleksi berlangsung di Kampus Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Jawa Barat, dengan sebagian peserta lainnya mengikuti ujian di Universitas Teknologi Bandung.
  • When?
    Pelaksanaan ujian khusus penyandang disabilitas dilakukan pada Selasa, 21 April 2026, dalam sesi siang. Rangkaian UTBK-SNBT dijadwalkan berlangsung dari 21 hingga 30 April 2026.
  • Why?
    Penyediaan ruang dan fasilitas khusus dilakukan agar peserta disabilitas dapat mengikuti ujian dengan nyaman sesuai kebutuhan masing-masing serta memastikan kesempatan setara bagi seluruh peserta.
  • How?
    Pihak panitia menyiapkan ruangan terpisah, menyesuaikan tata letak komputer dan peralatan, menyediakan pendamping pembaca soal bagi tunadaksa, serta melakukan verifikasi identitas untuk mencegah k
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua puluh orang yang punya keterbatasan ikut ujian di kampus ISBI Bandung. Mereka ikut tes pakai komputer. Kampus sudah siapin tempat dan alat khusus biar mereka bisa nyaman. Ada yang tidak bisa dengar, ada yang pakai kursi roda, dan ada yang butuh dibacakan soal. Semua dijaga supaya adil dan aman saat ujian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pelaksanaan UTBK-SNBT di ISBI Bandung menunjukkan komitmen nyata terhadap inklusivitas dan kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Dengan penyiapan fasilitas khusus, pendampingan sesuai kebutuhan individu, serta verifikasi peserta yang cermat, panitia tidak hanya memastikan kelancaran ujian, tetapi juga menciptakan lingkungan yang menghargai keberagaman kemampuan setiap peserta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Sebanyak 20 penyandang disabilitas mengikuti seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Seluruh fasilitas dan juga peralatan untuk mendukung peserta disabilitas ini dipastikan terpenuhi.

Ketua Pelaksana UTBK-SNBT ISBI Bandung, Indra Ridwan mengatakan, seluruh fasilitas kampus sudah dipersiapkan dengan matang untuk tes seleksi khusus penyandang disabilitas. Nantinya, para peserta disabilitas akan mengikuti seleksi di ruangan khusus tidak digabungkan dengan peserta lainnya.

"Tahun ini kebetulan ISBI Bandung ada hal yang sangat spesifik, terkait dengan disabilitas, itu kita di tahun ini ada 20 orang yang disabilitas. Jadi kita coba laksanakan," ujar Indra saat ditemui di Kampus ISBI Bandung, Selasa (21/4/2026).

1. Ruangan ujian disesuaikan dengan kemampuan peserta disabilitas

Ilustrasi UTBK universitas negeri. (ANTARAFOTO/Maulana Surya)

Sementara, Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT ISBI Bandung, Redhiana Langen Tresna menambahkan, tempat khusus diberikan karena para penyandang disabilitas ini berbeda-beda, tidak semuanya sama.

Sehingga, petugas memisahkan sesuai dengan kemampuan dari peserta disabilitas itu sendiri, tidak digabungkan dengan peserta lainnya.

"Seluruh peserta disabilitas melaksanakan ujian hari ini di sesi siang yang memang oleh panitia ditempatkan satu ruang kami konfirmasikan semuanya ada 13 orang tuna rungu, ada tujuh orang tuna tunadaksa, tiga orang pakai kursi roda, ada satu peserta yang mengerjakan ujian dengan kaki," kata Redhiana.

2. Tata letak meja ujian juga mengikuti kemampuan peserta

Ilustrasi UTBK (pexels.com/Thành Đỗ)

Redhiana menjelaskan, ruangan khusus disabilitas ini diatur menyesuaikan dengan kemampuan dari peserta, seperti letak meja komputer dan juga beberapa hal lainnya. Bahkan, petugas turut memberikan bantuan petugas yang membacakan soal khusus peserta disabilitas dengan tunadaksa.

"Kami juga tanya kepada peserta kebutuhan khusus apa, salah satu peserta mengatakan ada tunadaksa bisa melaksanakan ujian kalau dibacakan sehingga butuh pendamping dan kami akomodir. Menggunakan kursi roda, jadi kami pisahkan," kata dia.

3. Peserta disabilitas tetap diverifikasi

Ilustrasi UTBK (Caribakatmu.com)

Petugas pelaksana UTBK-SNBP 2026 di ISBI Bandung juga melakukan verifikasi secara menyeluruh kepada para peserta disabilitas. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kecurangan oleh oknum yang mengaku disabilitas ternyata tidak dalam kondisi tersebut.

"Kami cek semuanya dan untuk benar-benar memastikan agar tidak ada kecurangan," kata Redhiana.

Sebagai informasi, dalam gelaran UTBK-SNBP 2016 ini ISBI Bandung mendapatkan 8.247 peserta. Masing-masing akan mengikuti ujian dari 21-30 April 2026, dengan dua sesi setiap harinya. Selain di ISBI Bandung, peserta sebagian akan mengikuti ujian di Universitas Teknologi Bandung (UTB).

Editorial Team