Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ribuan Peserta UTBK-SNBT Tes di ISBI Bandung, Petugas Waspadai Joki

Ribuan Peserta UTBK-SNBT Tes di ISBI Bandung, Petugas Waspadai Joki
Ketua Pelaksana UTBK-SNBT ISBI Bandung, Indra Ridwan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Sebanyak 8.247 peserta mengikuti UTBK-SNBT 2026 di ISBI Bandung dan Universitas Teknologi Bandung selama 21–30 April, dengan total kapasitas 8.400 kursi yang meningkat dari tahun sebelumnya.
  • Panitia memperketat pengawasan untuk mencegah praktik joki melalui verifikasi foto dan kartu seleksi, setelah tahun lalu ISBI Bandung sempat menemukan kasus kecurangan serupa.
  • Aturan baru dari panitia pusat membuat lokasi ujian ditentukan setelah pendaftaran, sehingga menyulitkan joki beroperasi dan meningkatkan keamanan pelaksanaan UTBK di berbagai kampus Jawa Barat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung turut memfasilitasi Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Sebanyak 8.247 peserta dijadwalkan mulai mengikuti seleksi di kampus tersebut selama 21-30 April 2026, dengan dua sesi setiap harinya.

Selain di kampung ISBI Bandung, sebagian peserta juga akan melakukan tes di Universitas Teknologi Bandung (UTB). Berdasarkan pantauan IDN Times, peserta seleksi dengan berbagai tujuan PTN itu beberapa diantaranya banyak yang sudah menunggu di depan gerbang kampus ISBI Bandung.

Dalam UTBK-SNBP 2026 ini, ada 18 ruang ujian, terdiri dari 10 ruang di kampus ISBI Bandung dan delapan ruang di UTB. Total kapasitas mencapai 8.400 kursi. Jumlah ini diklaim meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya diikuti 6.603 peserta.

"Untuk pelaksanaan tahun ini itu kita tanggal 21 April sampai tanggal 30 April dan kita penuh selama 10 hari akan menjadi pusat UTBK, dan peserta ISBI Bandung itu meningkat dari tahun sebelumnya sekitar 6.000 sekian sekarang 8.247 sekian," ujar Ketua Pelaksana UTBK-SNBT ISBI Bandung, Indra Ridwan, Selasa (21/4/2026).

1. Pengawasan ketat dilakukan oleh panitia

IMG-20260421-WA0033.jpg
Ruang ujian UTBK-SNBP di Kampus ISBI Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Panitia penyelenggara UTBK di ISBI Bandung pun turut meningkatkan pengawasan kepada para peserta guna mengantisipasi terjadinya kecurangan seperti praktik joki dan beberapa hal lainnya. Indra memastikan, pengetatan ini dilakukan dengan melakukan verifikasi kehadiran secara langsung menggunakan foto dan juga kartu seleksi.

"Beberapa hal sudah kita lakukan untuk bisa mengantisipasi, karena tahun lalu itu ISBI Bandung menjadi salah satu pusat yang memang dalam tanda kutip menangkap joki tersebut," ucapnya.

Selain itu, panitia UTBK pusat juga sudah memperketat aturan saat peserta tes di kampus yang sudah ditentukan. Sehingga, Indra menyampaikan, pada tahun ini joki UTBK akan semakin sulit bisa lolos seleksi.

"Kalau panitia pusat UTBK itu dengan mengadakan kegiatan pendaftaran yang belum diketahui oleh mereka lokasinya. Kalau tahun lalu peserta itu bisa langsung menentukan lokasi," kata Indra.

"Saya ingin daftar dan ingin ujian di ISBI Bandung misalnya atau di UNPAD misalnya bisa langsung. Tapi kalau tahun sekarang tidak. Jadi mereka daftar sesuai dengan kota, nanti setelah tanggal tertentu kemudian oleh panitia pusat dibagi lokasinya," tuturnya.

2. Pola tujuan universitas juga akan diperhatikan

Ilustrasi UTBK
Ilustrasi UTBK (pexels.com/Thành Đỗ)

Peraturan baru ini, kata Indra akan mempersulit para joki untuk beroperasi, karena lokasinya tidak ditentukan sejak awal para peserta mendaftar. Petugas UTBK di ISBI Bandung juga akan memantau alur peserta yang masuk ke ruang ujian.

"Kami coba identifikasi pola-pola misalnya seseorang dia berasal dari dari Semarang misalnya, dari Jawa Tengah terus kemudian dia daftarnya ke kedokteran. Tapi kedokterannya kedokterannya di Sumatera misalnya, itu kan anomali itu. Kenapa harus seperti itu," kata dia.

Langkah tersebut dilakukan, kata Indra, karena pada tahun lalu petugas di ISBI Bandung memang tidak bisa membedakan joki dan peserta. Sebab foto joki sama antara identitas dan kartu peserta. Kemudian, surat keterangan lulusnya juga foto dari pada si joki tersebut.

"Kalau kita kan melihat KTP aslinya dengan foto itu kan akan langsung memberikan kesempatan silakan masuk, tapi ternyata di sana lah letak, upaya mereka untuk bisa memperlihatkan bahwa dia adalah orangnya padahal bukan," katanya.

3. Rektor ISBI Bandung minta jangan ada lagi praktik perjokian di UTBK-SNBP 2026

Ilustrasi UTBK universitas negeri. (ANTARAFOTO/Maulana Surya)
Ilustrasi UTBK universitas negeri. (ANTARAFOTO/Maulana Surya)

Rektor ISBI Bandung, Retno Dwimarwati juga menegaskan, agar pengawas seleksi UTBK pada tahun ini bisa lebih waspada dalam praktik perjokian. Hal ini dikarenakan sebelumnya kasus tersebut sempat ditemukan di ISBI Bandung.

"Kita melaksanakan UTBK tahun ini dan kami pastikan mengantisipasi sepenuhnya kemunculan joki dan perbuatan curang lainnya dalam gelaran ini," kata dia.

Sebagai informasi, selain di ISBI Bandung untuk tes seleksi UTBK di wilayah Jawa Barat terdapat beberapa PTN lainnya, sebagian ada di UPI, Unpad Jatinangor, dan ITB.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More