Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengapa Pelaku Usaha Mulai Mengurangi Ketergantungan pada Marketplace?

Mengapa Pelaku Usaha Mulai Mengurangi Ketergantungan pada Marketplace?
ilustrasi marketplace (vecteezy.com/Thapana Onphalai)
Intinya Sih
  • Pelaku usaha mulai mengurangi ketergantungan pada marketplace karena biaya operasional meningkat dan persaingan makin ketat, sehingga mereka mencari kanal penjualan alternatif yang lebih fleksibel.
  • Social commerce, WhatsApp, dan website pribadi dinilai menawarkan efisiensi biaya serta kendali lebih besar terhadap hubungan pelanggan dan identitas merek dibanding hanya bergantung pada marketplace.
  • Fokus bisnis digital kini bergeser ke arah kemandirian dengan membangun ekosistem terintegrasi yang mendukung strategi direct-to-consumer serta pengelolaan pelanggan secara berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Perubahan mulai terlihat dalam ekosistem perdagangan digital. Sejumlah pelaku usaha kini tidak lagi mengandalkan marketplace sebagai satu-satunya saluran penjualan dan mulai mencari alternatif yang dinilai lebih fleksibel untuk mengembangkan bisnis.

Peralihan ini terjadi di tengah meningkatnya berbagai biaya operasional di platform digital, mulai dari komisi, biaya promosi, hingga ongkos logistik. Di sisi lain, persaingan harga yang semakin ketat membuat banyak pelaku usaha harus mencari cara baru untuk menjaga margin keuntungan.

Kondisi tersebut muncul seiring industri e-commerce yang mulai memasuki fase baru dengan fokus pada profitabilitas setelah bertahun-tahun bertumbuh melalui strategi ekspansi agresif. Situasi ini mendorong pelaku usaha melakukan penyesuaian strategi agar bisnis tetap berkelanjutan.

Selain marketplace, sejumlah kanal seperti social commerce, WhatsApp, dan website pribadi mulai menjadi pilihan karena dianggap mampu memberikan kendali yang lebih besar terhadap operasional maupun hubungan dengan pelanggan.

1. Pelaku usaha mulai melirik kanal penjualan alternatif

Mengapa Pelaku Usaha Mengurangi Ketergantungan pada Marketplace? (Dok. Everpro)
Mengapa Pelaku Usaha Mengurangi Ketergantungan pada Marketplace? (Dok. Everpro)

Diversifikasi kanal penjualan dinilai menjadi langkah yang semakin penting bagi pelaku usaha di tengah perubahan lansekap perdagangan digital. Ketergantungan terhadap satu platform dianggap berisiko ketika biaya operasional terus meningkat dan persaingan semakin padat.

Direktur Ekonomi Digital Celios, Nailul Huda, menilai social commerce, WhatsApp, hingga website pribadi kini menjadi alternatif yang relevan karena menawarkan fleksibilitas sekaligus efisiensi biaya yang lebih baik dibanding hanya mengandalkan marketplace.

Selain membantu menjaga keuntungan, kanal mandiri juga memberi kesempatan bagi pelaku usaha untuk membangun hubungan langsung dengan pelanggan serta memperkuat identitas merek yang dimiliki.

"Social commerce, WhatsApp, dan website pribadi kini menjadi alternatif yang semakin relevan karena menawarkan fleksibilitas dan efisiensi biaya yang lebih baik," ujar Nailul Huda.

2. Persaingan di marketplace dinilai semakin ketat

ilustrasi marketplace online (pexels.com/Polina Tankilevitch)
ilustrasi marketplace online (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Di sisi lain, pertumbuhan jumlah pelaku usaha yang masuk ke marketplace tidak selalu diikuti peningkatan transaksi yang sebanding. Kondisi ini membuat tingkat persaingan semakin tinggi dan menambah tekanan terhadap para penjual.

Peneliti Center of Digital Economy and SMEs The Indef, Fadhila Maulida, menilai fenomena tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pelaku usaha mulai mencari kanal penjualan lain yang lebih efektif untuk menjangkau konsumen.

Menurutnya, kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa pelaku usaha perlu membangun strategi yang lebih beragam agar tidak bergantung pada satu sumber penjualan saja.

"Pertumbuhan jumlah pelaku usaha di marketplace memang meningkat pesat, namun tidak diiringi pertumbuhan transaksi dan permintaan pasar yang sebanding," kata Fadhila Maulida.

3. Kebutuhan membangun bisnis mandiri semakin meningkat

Ilustrasi marketplace (freepik.com/macrovector)
Ilustrasi marketplace (freepik.com/macrovector)

Perubahan perilaku pelaku usaha juga menunjukkan bahwa fokus bisnis digital kini tidak hanya mengejar lalu lintas pengunjung atau penjualan jangka pendek. Banyak pelaku usaha mulai berupaya membangun aset bisnis sendiri dan hubungan pelanggan yang lebih berkelanjutan.

Menurut VP Everpro, Faris M. Hanif, pelaku usaha saat ini membutuhkan sistem yang tidak hanya mendukung aktivitas penjualan, tetapi juga membantu membangun kemandirian bisnis melalui pengelolaan pelanggan dan operasional yang lebih baik.

Karena itu, kebutuhan terhadap ekosistem bisnis yang terintegrasi dinilai semakin penting, terutama untuk mendukung strategi direct-to-consumer dan pengembangan owned channel di tengah perubahan ekosistem digital.

"Di tengah perubahan perilaku seller saat ini, pelaku usaha tidak lagi hanya membutuhkan channel untuk berjualan, tetapi juga sistem yang membantu mereka membangun bisnis yang lebih mandiri dan berkelanjutan," ujar Faris M Hanif.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More