Ramai Dipertanyakan, Dedi Mulyadi Bongkar Sumber Uang Bonus Persib

- Dedi Mulyadi menjelaskan bonus Rp1 miliar untuk Persib Bandung berasal dari tabungan pribadinya yang diisi hasil penjualan sapi.
- Ia membeberkan bahwa transaksi penjualan sapi terdokumentasi lengkap, termasuk bukti pembayaran, pengiriman, dan penerima.
- Dedi menegaskan transparansi penting untuk menghindari spekulasi publik serta menganggap kritik sebagai bentuk pengawasan positif.
Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turut dibanjiri kritik soal uang bonus Rp1 miliar yang diserahkan kepada Persib Bandung setelah menjuarai Super League selama tiga kali berturut-turut. Masyarakat menginginkan adanya transparansi uang yang diberikan kepada para pemain itu.
Dedi pun angkat bicara dan memberikan penjelasan mengenai sumber dana yang diberikannya kepada Tim Pangeran Biru secara tunai di gedung DPRD Jabar beberapa hari kemarin.
"Saya jelaskan ya, dana yang diberikan satu miliar untuk Persib diambil dari rekening tabungan saya. Tabungan saya itu diisi di antaranya dari hasil penjualan sapi," kata Dedi melalui keterangan yang disampaikan di media sosialnya, Senin (8/6/2026).
1. Dedi Mulyadi ungkap siapa saja pembeli sapi miliknya

Dedi mengatakan, banyak warganet yang mempertanyakan siapa saja pihak yang membeli sapi miliknya. Dia secara terbuka menyebut sejumlah nama pembeli yang telah bertransaksi dengannya.
Menurutnya, jumlah pembeli sapi tersebut cukup banyak, mulai dari masyarakat yang membeli satu ekor hingga beberapa ekor sekaligus.
"Ada yang beli satu, ada yang beli dua, ada yang beli tiga, bahkan ada yang beli empat ekor. Kalau saya sebutkan semuanya akan sangat panjang karena pembelinya banyak," ujarnya.
2. Dokumentasi pembelian juga sudah ada

Tak hanya itu, Dedi memastikan seluruh transaksi penjualan sapi terdokumentasi dengan baik. Ia mengaku telah menyiapkan berbagai bukti pendukung, mulai dari tanda terima pembayaran, data pengiriman, lokasi tujuan pengiriman hingga dokumentasi penerima sapi.
"Nanti kalau suatu saat diperlukan, data-datanya sudah saya siapkan. Bukti pengiriman sapinya ada, foto pengiriman ada, foto penerimanya juga lengkap," katanya.
Dedi menilai transparansi perlu dilakukan agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat. Ia juga mengaku tidak mempermasalahkan kritik maupun pertanyaan yang datang dari publik.
3. Dedi Mulyadi senang dikritik

Sebaliknya, Politisi Partai Gerinda itu menganggap kritik sebagai bentuk pengawasan yang dapat membuat dirinya lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada siapa pun yang mengkritik dan mengingatkan saya. Saya senang banyak yang mengingatkan, banyak yang mengkritik, dan banyak yang mencari kesalahan. Dengan cara itu saya akan terus mawas diri dan berhati-hati dalam mengambil setiap tindakan," ucapnya.
Dedi menegaskan bahwa seluruh proses dan sumber dana yang digunakannya dapat dipertanggungjawabkan. Ia pun berharap penjelasan tersebut dapat menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat mengenai bonus yang diberikan kepada Persib.


















