Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bandung Siaga Kejahatan Jalanan, Ruang Publik Diawasi Ketat

Kota Bandung
Bandung Siaga Kejahatan Jalanan, Ruang Publik Diawasi Ketat
Polrestabes Bandung Ungkap 15 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 20 Hari, 19 Pelaku Ditangkap. IDN Times/Istimewa
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemerintah Kota Bandung bersama kepolisian dan Satpol PP memperketat pengawasan di sejumlah taman dan ruang publik untuk mencegah maraknya kejahatan jalanan.
  • Wali Kota Muhammad Farhan menetapkan patroli malam mulai pukul 23.00 hingga 04.00 WIB serta memberlakukan kembali jam malam bagi pelajar sebagai langkah pencegahan kriminalitas.
  • Pemkot juga membatasi aktivitas pedagang kaki lima hingga tengah malam, memperkuat koordinasi dengan Pemprov Jabar, aparat kepolisian, dan masyarakat melalui siskamling serta pengawasan berbasis teknologi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung akan melakukan pengawasan maksimal terhadap beberapa taman di pusat kota untuk mencegah adanya tindak kejahatan jalanan yang saat ini tengah marak terjadi. Kepolisian juga akan diturunkan untuk menjaga taman di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, petugas gabungan termasuk dari Satpol PP dan juga anggota Polrestabes Bandung diturunkan untuk menjaga dan mengawasi kegiatan di taman-taman kota.

Sejumlah taman dan ruang publik yang dinilai rawan akan mendapatkan perhatian khusus, yaitu, Taman Maluku, Taman Lansia, Taman Cibeunying, Alun-alun Regol, Alun-alun Cicendo.

"Di lokasi-lokasi tersebut akan ditempatkan personel khusus dari kepolisian guna mencegah tindak kriminal dan menghindari aksi main hakim sendiri," ujar Farhan, Kamis (23/7/2026).

1. Jam malam akan diberlakukan kembali

WhatsApp Image 2026-07-21 at 5.10.16 PM.jpeg
Polrestabes Bandung Ungkap 15 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 20 Hari, 19 Pelaku Ditangkap. IDN Times/Istimewa

Farhan menyampaikan, petugas gabungan akan melakukan patroli yang diawali dengan apel pukul 23.00 WIB, kemudian personel disebar ke berbagai titik dan kembali berkumpul sekitar pukul 04.00 WIB.

"Kami juga akan memberlakukan jam malam pelajar kembali dan ditegakkan secara lebih tegas," ucapnya.

Pemberlakuan jam malam ini, kata Farhan, bukan karena para pelajar tidak tertib, melainkan sebagai mitigasi agar mereka tidak terpapar tindakan kriminal dan hal negatif lainnya.

"Tujuannya bukan karena pelajar dianggap sebagai pelaku kejahatan, melainkan untuk mencegah mereka terpengaruh lingkungan negatif atau bahkan menjadi korban tindak kriminal," ujarnya.

2. Kegiatan PKL juga dibatasi

WhatsApp Image 2026-07-21 at 5.10.17 PM.jpeg
Polrestabes Bandung Ungkap 15 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 20 Hari, 19 Pelaku Ditangkap. IDN Times/Istimewa

Dia pun meminta seluruh orangtua di Kota Bandung bisa lebih memberikan pengertian dan mengawasi peserta didik agar tidak keluyuran atau keluar di malam hari pada batas waktu yang sudah ditentukan oleh Pemkot Bandung.

"Batas akhir aktivitas pelajar ditetapkan hingga pukul 21.00 WIB. Khusus malam akhir pekan, batas waktu dapat diperpanjang hingga pukul 00.00 WIB," ucapnya.

Kemudian, Farhan menegaskan, Pemkot Bandung akan turut melakukan pembatasan kepada pedagang kaki lima selama berjualan dan beraktivitas di malam hari.

"Beberapa kebijakan juga akan diterapkan, salah satunya terkait pedagang kaki lima. PKL di sejumlah titik Kota Bandung diwajibkan menutup aktivitas paling lambat pukul 00.00 WIB. Khusus akhir pekan, diberikan toleransi hingga pukul 02.00 WIB," katanya.

3. Pusat kota akan dijaga ketat aparat gabungan

WhatsApp Image 2026-07-21 at 5.10.18 PM.jpeg
Polrestabes Bandung Ungkap 15 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 20 Hari, 19 Pelaku Ditangkap. IDN Times/Istimewa

Farhan pun membeberkan beberapa wilayah yang akan menjadi perhatian khusus petugas pengamanan, seperti di pusat kota hingga beberapa wilayah perbatasan yang memang dinilai paling rawan terjadi aksi kejahatan jalanan.

"Beberapa kawasan yang akan mendapatkan pengawasan khusus antara lain Asia Afrika, Alun-alun Bandung, Braga, kawasan Pusdai, serta sejumlah titik lain yang dinilai rawan," tuturnya.

Farhan menegaskan, Pemkot Bandung terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Jabar dan aparat kepolisian untuk menangani kejahatan jalanan ini. Termasuk juga bantuan dari masyarakat dengan memaksimalkan siskamling.

"Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan aparat kepolisian akan memperkuat langkah penanganan kriminalitas melalui patroli gabungan, pengawasan berbasis teknologi, pengaktifan kembali Siskamling," kata dia.

"Kemudian, pemberlakuan jam malam bagi pelajar, pengawasan ruang publik, serta pelibatan keluarga dan sekolah dalam upaya pencegahan kejahatan," ucapnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More