Comscore Tracker

Pemprov Jabar Tunggu Hasil Rapid Test Wisatawan Selama Long Weekend

Sebanyak 26.700 alat rapid test disiapkan untuk wisatawan

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum mendapatkan hasil rapid test wisatawan yang datang ke wilayah Jabar selama libur panjang yang dimulai dari Rabu 28 Oktober 2020 sampai 1 November 2020.

Tes virus corona dengan model acak ini diterapkan Pemprov Jabar dengan menyediakan 26.700 alat rapid test. Sebanyak 54 titik destinasi juga dipilih untuk melakukan tes cepat corona pada wisatawan.

1. Dinkes Jabar belum mendaftarkan informasi hasil rapid test wisatawan

Pemprov Jabar Tunggu Hasil Rapid Test Wisatawan Selama Long WeekendDinkes Sleman saat melakukan rapid test ke Tebing Breksi. Dok: istimewa

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, Berli Hamdani mengatakan, rapid test acak pada wisatawan sudah dilakukan sejak awal libur panjang kemarin, Rabu (28/10/2020). Adapun untuk hasilnya, rapid test ini masih belum diketahui.

"Saat ini masih belum dapat informasi resmi soal hasil rapid test wisatawan," ujar Berli saat dihubungi IDN Times, Jumat (30/10/2020).

2. Ada kasus wisatawan reaktif di Kabupaten Bogor

Pemprov Jabar Tunggu Hasil Rapid Test Wisatawan Selama Long WeekendIlustrasi corona. IDN Times/Arief Rahmat

Setali tiga uang, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jabar, Daud Achmad juga mengatakan hasil rapid test wisatawan masih belum diketahui. Menurut informasi yang didapat sebelumnya, rapid test sudah diberikan sebanyak 77 untuk wilayah Kabupaten Bogor.

"Posko Gadog Kabupaten Bogor sudah ada 77 orang ikut rapid test, reaktif dua orang dan yang menjalani swab test dua orang," kata Daud.

3. Disbudpar juga belum mengetahui hasil rapid test wisatawan

Pemprov Jabar Tunggu Hasil Rapid Test Wisatawan Selama Long WeekendIlustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Dedi Taufik mengatakan, rapid test wisatawan ini untuk screening awal agar cepat mendeteksi virus corona. Menurutnya, hal ini dilakukan juga agar tidak ada klaster corona di sektor pariwisata.

"Sekarang saya lagi minta dari teman-teman hasil-hasilnya. Tetapi sementara non-reaktif banyak ya," kata Dedi.

4. Daerah Indramayu juga disebut ada yang reaktif corona

Pemprov Jabar Tunggu Hasil Rapid Test Wisatawan Selama Long Weekendpexels.com/cottonbro

Senada dengan Daud, Dedi mengatakan, untuk sementara temuan wisatawan yang banyak dinyatakan reaktif ada di Kabupaten Bogor. Namun, data ini merupakan data beberapa hari kemarin, lantaran data terbaru dari hasil rapid test ini masih belum mampir di meja kerjanya.

"Data terbaru saya belum jelas. Di Indramayu itu kalau reaktif langsung ditindaklanjuti dengan swab. Kalau swab itu kan beberapa hari, jadi yang namanya reaktif itu belum tentu dia terpapar COVID-19 juga," kata dia.

Baca Juga: Status Tersangka Habib Bahar oleh Polda Jabar Timbulkan Tanda Tanya

Baca Juga: Masuki Libur Panjang, Separuh Target Okupansi Hotel di Jabar Tercapai

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya