Jabar Diguncang Gempa Bumi Sebanyak 1.242 Kali Selama 2025

- Jawa Barat diguncang gempa bumi sebanyak 1.242 kali selama 2025, dengan 1.092 gempa dangkal dan 149 gempa menengah.
- Gempa bumi terbesar mencapai M5.3 dan terkecil M1.0, dengan 117 kali dirasakan oleh masyarakat.
- Gempa bumi merusak sedikitnya 70 bangunan di Karawang, BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan teliti terhadap informasi kebencanaan.
Bandung, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung mencatat, wilayah Jawa Barat diguncang gempa bumi sebanyak 1.242 kali selama 2025. Beberapa gempa di antaranya telah merusak rumah warga di sejumlah kabupaten dan kota.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu alias Ayyu mengatakan, berdasarkan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi dengan kedalaman dangkal sebanyak 1.092 kejadian. Sementara, gempa bumi menengah sebanyak 149 kejadian.
"Tercatat juga gempa bumi dalam sebanyak satu kejadian," ujar Ayyu melalui keterangan resmi, Kamis (1/1/2026).
1. Gempa bumi dalam ada satu yakni di Bekasi

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu alias Ayyu mengatakan, berdasarkan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi dengan kedalaman dangkal sebanyak 1.092 kejadian. Sementara, gempa bumi menengah sebanyak 149 kejadian.
"Tercatat juga gempa bumi dalam sebanyak satu kejadian," ujar Ayyu melalui keterangan resmi, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, gempa bumi yang terjadi itu memiliki rentang kedalaman dari satu kilometer hingga 351 kilometer. Sedangkan untuk magnitudo, gempa bumi terbesar yang tercatat adalah M5.3 dan terkecil yang tercatat adalah M1.0.
"Berdasarkan letak hiposenternya, terjadi 629 gempa bumi yang berpusat di laut selatan Jawa, tiga gempa bumi berpusat di laut utara Jawa, dan 610 kejadian gempa bumi lainnya berpusat di darat," ucapnya.
2. Gempa juga dirasakan di Bandung hingga Karawang

Kemudian, Ayyu mengatakan, sepanjang periode 2025 terdapat 117 kali gempa bumi yang dirasakan, salah satu kejadian gempa bumi signifikan terjadi pada tanggal 20 Agustus 2025. Di mana gempa berkekuatan M4.7 terjadi di 19 kilometer Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Gempa bumi ini dirasakan di Bekasi; Purwakarta, Cikarang dan Depok, Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur, Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Lebak dan Pelabuhanratu," katanya.
3. Masyarakat diminta tidak termakan berita bohong soal bencana alam

Berdasarkan sumber dari BPBD Karawang, gempa bumi merusak sedikitnya 70 bangunan, dengan rincian 36 rumah rusak ringan, 29 rusak rusak sedang, dan lima fasilitas umum terdampak di wilayah kabupaten Karawang. Ayyu meminta pada 2026 masyarakat tetap teliti mengenai informasi kebencanaan terutama gempa bumi agar tidak termakan berita bohong.
"BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta menghindari bangunan-bangunan retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa bumi," kata dia.


















