Comscore Tracker

Binance Resmi Hapus Beberapa Biaya Perdagangan Bitcoin

CEO Binance masih mencium peluang di industri kripto

Bandung, IDN Times - Binance, salah satu bursa kripto paling populer di dunia, baru saja mengumumkan bahwa mereka akan menghapus biaya perdagangan untuk 13 pasangan dagang Bitcoin. Hal tersebut dipastikan oleh pendiri sekaligus CEO Binance, Changpeng Zhao, guna memudahkan pengguna mereka.

Keputusan itu tentu menjadi kabar baik bagi para pengguna koin kripto, khususnya Bitcoin. Apalagi, berdasarkan volume perdagangan, Binance merupaka bursa kripto terbesar di dunia.

1. Binance komit untuk memberikan biaya yang kompetitif

Binance Resmi Hapus Beberapa Biaya Perdagangan BitcoinBinance (IDN Times/Istimewa)

Zhao mengatakan bahwa keputusan itu sejalan dengan misi mereka untuk terus memopulerkan Bitcoin dan aset kripto lainnya. Ke depannya, dia menjelaskan, Binance akan terus bergerak untuk memudahkan para penggunanya.

“Sejalan dengan filosofi kami yang mengutamakan pengguna, Binance selalu berupaya untuk memberikan biaya paling kompetitif di industri ini,” katanya, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (8/7/2022).

“Binance hadir sebagai platform yang bersifat inklusif dan mudah diakses. Menghilangkan beberapa biaya perdagangan untuk bitcoin (BTC) adalah langkah menuju ke arah sana,” tutur Zhao.

2. Apa saja penghilangan biaya di Binance?

Binance Resmi Hapus Beberapa Biaya Perdagangan BitcoinPixabay/Pete Linforth

Penghilangan beberapa biaya perdagangan Bitcoin itu diresmikan sejak Kamis (8/7/2022). Sejak saat itu, para pengguna dapat memperdagangkan Bitcoin tanpa biaya dengan stablecoin seperti Tether (USDT), USD coin (USDC), dan stablecoin milik Binance (BUSD), serta Euro (EUR) dan Turkish Lira (TRY).

Di sisi lain, Binance belum memastikan untuk memperpanjang penawaran untuk perdagangan antara Bitcoin dan Dollar Amerika Serikat.

3. Pasar sedang loyo tapi Binance tetap cari peluang

Binance Resmi Hapus Beberapa Biaya Perdagangan BitcoinBitcoin (Pixabay/tom bark)

Penawaran tersebut berdekatan dengan perayaan ulang tahun ke-5 Binance, dan diumumkan setelah keputusan serupa dari anak perusahaannya di Amerika Serikat pada 22 Juni 2022.

Sementara pada 27 Juni 2022, kepada Yahoo Finance Live, Zhao mengatakan bahwa Binance sebenarnya melihat banyak sekali peluang di industri kripto, sekali pun kondisi pasarnya yang sedang turun.

Ia mengatakan, Binance akan terus menggencarkan upaya perekrutan, kesepakatan merger dan akuisisi, serta penetapan biaya perdagangan yang lebih rendah.

Baca Juga: El Salvador Akan Bangun Kota Bitcoin dan Rilis Bitcoin Bond

Baca Juga: Nilai Bitcoin Anjlok Tajam hingga di Bawah Rp322 Juta

Baca Juga: 20 Bitcoin Wallet Terbaik 2022, Simpan Aset Kamu dengan Aman!

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya