Winston Tjia Jadi Juri Kompetisi Video di IFBEX 2026 Bandung

- Winston Tjia menjadi juri Kids Storytelling Video Competition di IFBEX 2026 Bandung.
- IFBEX memberi ruang bagi talenta muda dan penguatan ekosistem bisnis UMKM.
- Acara berlangsung di Graha Manggala Siliwangi Bandung, menampilkan lomba dan smart talkshow.
Bandung, IDN Times - British cinematographer muda, Winston Tjia menjadi juri Kids Storytelling Video Competition dalam kegiatan pameran International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2026 Bandung. Berbagai masukan turut diberikan kepada para peserta untuk dapat mengembangkan ide-idenya.
Kehadiran Winston Tjia turut menjadi bukti gelaran IFBEX memberi ruang bagi talenta muda dan penguatan ekosistem bisnis UMKM. Selain Winston, violinist Aurelia Skolastika juga tampil dalam gelaran ini.
Acara yang digagas PT. Myevent Promosindo Asia bersama HIKPI, Kadin Jawa Barat, Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi, DK Consulting Group ini mendapat dukungan penuh dari Kementrian Perdagangan, Kementrian Ekonomi Kreatif, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.
1. Berikan banyak masukan kepada peserta

Acara yang diadakan di Graha Manggala Siliwangi Bandung dari Jumat sampai Minggu 8 Februari 2026 itu, digelar untuk membangun ekosistem bisnis bagi UMKM Indonesia agar bertumbuh dan berkembang melalui sistem franchise/waralaba, kemitraan, peluang usaha/business concept, lisensi, distribusi, keagenan, reseller, dan pendukung bisnis ritel di Indonesia.
IFBEX 2026 di Bandung tidak hanya menghadirkan banyak brand yang siap mencari mitra, tapi ada juga smart talkhsow, lomba Kompetisi Proposal Bisnis (Young Entrepreneur), lomba Duta Public Speaking, dan juga Kids Storytelling Video Competition yang dinilai langsung oleh juri muda berbakat Winston Tjia.
Dalam acara final Kids Storytelling Video Competition, Winston Tjia banyak memberikan masukan kepada peserta agar mampu membuat video dengan lebih baik lagi.
2. Bukti IFBEX tidak hanya menjadi ajang bisnis

Winston juga memberikan semangat dan motivasi kepada semua peserta agar terus mengembangkan bakatnya karena akan banyak peluang di bidang cinematografi.
"Peserta sudah punya ide yang bagus. Ke depan, mereka perlu lebih berani mengeksplorasi visual dan alur cerita agar videonya semakin kuat. Dunia sinematografi punya banyak peluang, jadi terus kembangkan bakat dan jangan berhenti berkarya," ujar Winston, Sabtu (7/2/2026).
Semetara itu, salah satu shared holder IFBEX 2026, Novi mengatakan bahwa panggung IFBEX juga memeberikan ruang untuk oleh anak-anak muda berbakat Indonesia untuk menampilkan karyanya.
"IFBEX tidak hanya menjadi ajang bisnis, tetapi juga kami jadikan panggung untuk memberi ruang bagi anak-anak muda berbakat Indonesia agar bisa menampilkan karya dan potensinya kepada publik," ujar Novi.
3. IFBEX tetap perkuat ekosistem bisnis

Dalam acara kali ini, IFBEX juga membagikan hadiah berupa goodie bag gratis untuk 300 pengunjung pertama pameran. Selain itu, di hari terakhir pameran, akan diundi doorprize menarik bagi para investor yang sudah melakukan transaksi pembelian bisnis di semua booth.
IFBEX 2026 percaya bahwa partisipasi dan dukungan semua brand yang ada di pameran akan menjadi ajang strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis, membuka peluang kerja sama, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan Indonesia.

















