Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pasokan Pangan di Jabar Surplus, Ketersediaan untuk Ramadan Terpenuhi

harga jual beras di pasar
ilustrasi pasar (pexels.com/Justin Brinkhoff)
Intinya sih...
  • Pasokan pangan di Jabar surplus selama tiga bulan ke depan, mulai Februari hingga April 2026
  • Ketersediaan beras, jagung, daging sapi/kerbau, daging ayam, dan cabai rawit aman untuk Ramadan dan Idulfitri 2026
  • Prediksi surplus ketersediaan pangan didukung oleh kondisi surplus pada Januari 2026, Pemprov Jabar akan menggelar Gerakan Pangan Murah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Komoditas pangan di Jawa Barat diprediksi mengalami surplus dalam tiga bulan kedepan mulai Februari hingga April 2026. Komoditas seperti beras, jagung, daging sapi/kerbau, daging ayam, dan cabai rawit dipastikan aman untuk menyambung bulan Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Linda Al Amin menuturkan, ketersediaan beras di Jabar dalam tiga bulan ke depan ada di angka 3,1 juta ton. Sementara, kebutuhan beras masyarakat sebanyak 1,5 juta ton sehingga diprediksi terjadi surplus beras.

"Ketersediaan jagung juga surplus. Kebutuhan terhadap jagung dalam tiga bulan ke depan sebanyak 325.471 ton, sedangkan ketersediannya 493.153 ton," ujar Linda, Sabtu (7/2/2026).

1. Ketersediaan daging ayam mencapai 392.609 ton

ilustrasi pasar tradisional
ilustrasi pasar tradisional (unsplash.com/Alex Hudson)

Kebutuhan daging sapi/kerbau yang biasanya meningkat pada Idulfitri pun dipastikan dapat terpenuhi. Ketersediaan daging sapi/kerbau tercataf sebanyak 60.448 ton dalam tiga bulan ke depan, melampaui kebutuhannya di angka 39.815 ton.

Selain daging sapi/kerbau, kata Linda, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan daging ayam. Dengan begitu untuk daging Pemprov Jabar memastikan dalam kondisi aman dan tersedia di bulan depan.

"Daging ayam surplus, ketersediannya mencapai 392.609 ton. Adapun, kebutuhannya 211.051 ton," ujarnya.

2. Cabai rawit juga dipastikan aman

Ilustrasi cabai
Ilustrasi cabai (unsplash.com/Adrian Schledorn)

Komoditas lain yang kerap diperlukan saat Ramadan dan Idulfitri yakni cabai rawit. Linda mengungkapkan, kebutuhan komoditas tersebut dipastikan juga tersedia, karena berdasarkan prediksi akan mengalami surplus selama dua bulan mendatang.

"Komoditas tersebut tidak akan kekurangan karena ketersediannya mencapai 55.688 ton, sedangkan kebutuhannya 35.483 ton," tuturnya.

3. Gerakan Pangan Murah juga akan digelar

Ilustrasi cabai
Ilustrasi cabai (unsplash.com/Shubha gambhir)

Menurut Linda, prediksi surplus ketersediaan pangan dalam tiga bulan ke depan diperkuat dengan kondisi surplus pada Januari 2026. Neraca pangan dari 12 komoditas, seperti beras, cabai rawit, bawang merah dan putih, daging ayam serta daging sapi menunjukkan nilai surplus pada Januari 2026.

"Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan saat Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan menggelar Gerakan Pangan Murah. Pelaksanaannya bakal dilakukan di 27 kabupaten/ kota di Jabar," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Mulai 17 Februari 2026, Kemenag Jabar Pantau Hilal Ramadan di Sebelas Titik

07 Feb 2026, 14:35 WIBNews